Showing posts with label Resep. Show all posts
Showing posts with label Resep. Show all posts

Tuesday, May 1, 2018

Resep: Peanut Butter Vegetarian Ramen



Assalamu’alaikum. 

Hello, foodies!

Masih bicara tentang kuliner Jepang, kali ini saya akan share pengalaman saya dalam membuat ramen untuk pertama kalinya. Bukan sembarang ramen ya karena ramen yang saya buat kali ini adalah ramen vegetarian. Wah, kayak apa ya rasanya? Hmm, enak deh pokoknya! He he he. Saya nggak bohong, lho! 

Beda dengan ramen pada umumnya, ramen yang saya buat ini tidak menggunakan kaldu hewani seperti kaldu sapi, ayam atau ikan, melainkan menggunakan kaldu jamur dan ditambah dengan bahan dasar spesial, yaknSKIPPY Peanut Butter! Sudah kebayang belum bagaimana rasanya?


Well, ide masakan ini saya peroleh ketika saya menikmati ramen di salah satu restoran vegan di Jakarta. Saat itu, saya penasaran dengan rasa kuah ramen tersebut karena rasanya tidak seperti kuah ramen yang biasa saya cicipi di restoran Jepang. Kuah kaldunya memiliki nutty flavour yang berbeda dengan rasa kuah miso. Saya sangat suka. Meskipun tidak menggunakan kaldu hewani, tetapi rasa kuah kaldunya tetap umami.    






Sejak saat itu, saya penasaran untuk mencoba membuat ramen vegetarian di rumah. Berbekal beberapa resep ramen vegetarian dan vegan yang saya browse di internet, akhirnya saya berkreasi memasak ramen menggunakan selai SKIPPY. Penasaran bagaimana cara membuatnya? Yuk, dicatat resepnya lalu silahkan buktikan sendiri ya di rumah. Saya jamin kamu akan terkaget-kaget dengan rasanya. It is delicious, yet creamy!






PEANUT BUTTER VEGETARIAN RAMEN 


Bahan-bahan

Kuah ramen

300 gram mie ramen kering/basah (saya menggunakan mie soba)
50 gram tofu, tiriskan lalu iris persegi
½ buah bawang bombai, rajang dadu
3 siung bawang putih
2 buah cabai merah
2 cm jahe segar, dikeprek
½ sdt bubuk cabai
2 sdm minyak untuk menumis
800 ml air
1 sdm minyak wijen
2 sdm kecap asin (saya pakai liquid aminos)
4 sdm SKIPPY Peanut Butter Creamy
4 sdt kaldu jamur bubuk
Daun mint, secukupnya (kira-kira segenggam)
Garam, secukupnya
Gula, secukupnya 


Pelengkap

Daun bawang, iris tipis bagian batangnya
Jamur kuping, rendam sebentar lalu iris tipis memanjang
Jagung pipil yang sudah direbus
Bok choy yang sudah direbus
Telur rebus
Nori kering


Cara membuat

  1. Panaskan minyak dan tumis sebentar bawang bombai dan jahe hingga harum. Masukkan bawang putih dan cabai merah yang telah dihaluskan dan tumis bumbu tersebut hingga harum.
  2. Didihkan air. Jika air sudah mendidih, masukkan tumisan bumbu ke dalamnya.
  3. Tambahkan minyak wijen, kecap asin/liquid aminos dan kaldu jamur, lalu masukkan SKIPPY Peanut Butter Creamy. Masak kuah sambil sesekali diaduk dengan api sedang hingga mendidih. Bumbui dengan garam dan gula pasir, kemudian masukkan daun mint. Masak sebentar hingga mendidih, lalu matikan api.
  4. Siapkan ramen/soba yang sudah direbus setengah matang. Saat menghidangkan, ambil beberapa sendok sayur kuah ramen dan panaskan di panci terpisah. Masukkan mie ramen/soba dan tofu kemudian masak hingga mendidih.
  5. Tata mie ramen/soba dan tofu di dalam mangkuk. Tuang kuah kaldu di atasnya. Tambahkan bahan-bahan pelengkap seperti jagung pipil, bokchoy, irisan jamur kuping, telur dan selembar nori. Taburi ramen dengan irisan daun bawang di atasnya, lalu hiasi dengan daun mint. Ramen siap disantap.

Catatan:
  • Karena resep ini adalah resep ramen vegetarian, maka saya masih menggunakan bahan pelengkap seperti telur. Jika ingin membuatnya dalam versi vegan, maka telur bisa dihilangkan dan bahan pelengkapnya bisa ditambah dengan berbagai macam sayur-sayuran, misalnya wortel atau toge.
  • Jika kamu menyukai rasa kuah yang lebih pedas, kamu bisa menaburkan bubuk cabai ke dalam ramen.
  • Kuah kaldu yang saya buat terbilang sederhana. Jika ingin mendapatkan kuah kaldu yang memiliki lebih banyak citarasa, maka bisa menggunakan kaldu sayur.



Wah, asyik ya! Kamu ternyata bisa mengolah berbagai jenis masakan dan menu makanan yang nikmat dengan selai SKIPPY, baik menu sarapan, makan siang atau malam, camilan hingga minuman. Belum ada ide? Tenang saja! Berbagai resep olahan SKIPPY Peanut Butter bisa kamu lihat di situs SKIPPY, ataupun media sosial, seperti InstagramFacebook maupun Twitter. Selamat berkreasi ya! 








Disclaimer: Artikel ini diikutsertakan dalam lomba blog yang diselenggarakan oleh Blogger Perempuan dan Praxis sebagai perwakilan SKIPPY® Peanut Butter Indonesia.

Sunday, April 22, 2018

Resep: Peanut Butter Dorayaki (Gluten-free)



Hi foodies!

Apa sih cemilan khas Jepang favorit kamu? Kalau saya pasti akan menjawab, DORAYAKI! Yup, dorayaki tidak cuma rasanya yang enak dan manis, tapi bentuknya pun lucu, seperti dua buah pancake yang ditumpuk jadi satu. Pantas saja Doraemon sangat menyukai kue ini ya.  Di negeri asalnya, dorayaki merupakan salah satu kue tradisional yang sangat diminati oleh para turis asing untuk dibawa pulang sebagai oleh-oleh. Tekstur kue ini memang seperti pancake, namun yang membedakannya adalah dua buah pancake ditumpuk menjadi satu, dan sebagai perekat, di bagian tengahnya diolesi selai kacang merah.  

Di Indonesia sendiri, dorayaki sudah banyak dijual yang penyajiannya disesuaikan dengan selera lidah masyarakat lokal. Dorayaki yang populer di tanah air, biasanya tidak hanya menggunakan isian selai kacang merah, namun juga isian selai coklat, buah-buahan, krim keju, dan masih banyak lagi. Nah, berhubung saya pecinta selai SKIPPY, saya coba membuat dorayaki dengan isian SKIPPY peanut butter. Dorayaki yang saya buat ini kebetulan tidak menggunakan tepung terigu, melainkan tepung bebas gluten, yaitu tepung mocaf. Jadi, buat teman-teman foodies yang memiliki intoleransi terhadap gluten atau ingin membuat cemilan lebih sehat, bisa coba membuat kue ini. Penasaran dengan cara membuatnya? Yuk, simak resep berikut ini.


PEANUT BUTTER DORAYAKI (GLUTEN-FREE)


Bahan-bahan:

160 gr tepung mocaf 
4 butir telur
130 gr gula pasir
3 sdm minyak
1 sdt baking powder
1 sdt vanila esens
1/4 sdt garam
2 sdm air
Skippy Peanut Butter Creamy/Chunky sebagai olesan


Cara membuat:
  1. Campurkan telur dan gula pasir menggunakan hand whisk hingga rata.
  2. Masukkan minyak dan vanila esens, aduk hingga tercampur rata.
  3. Masukkan campuran tepung mocaf dan baking powder yang telah diayak. Aduk kembali hingga rata.
  4. Tutup wadah dengan plastik wrap dan simpan di dalam kulkas selama 20 menit.
  5. Setelah 20 menit, keluarkan dari kulkas dan tambahkan air. Aduk hingga rata.
  6. Panaskan wajan anti lengket lalu tuangkan 2 sdm adonan. Masak hingga muncul lubang-lubang kecil. Balik adonan dan masak kembali hingga sisi yang lain matang. 
  7. Jika telah matang, dinginkan sebentar. Siapkan 1 buah dorayaki lalu olesi bagian dalamnya dengan SKIPPY Peanut Butter Creamy/Chunky, kemudian tutup dengan 1 buah dorayaki lainnya. Sajikan.


Senang deh kalau sudah bereksperimen dengan selai kacang SKIPPY. Pasalnya, selai kacang SKIPPY terasa sekali rasa kacangnya. So flavourful. Untuk ukuran selai kacang, menurut saya tekstur selai kacang SKIPPY juga creamy dan lembut. Nggak percaya? Cobain deh SKIPPY Peanut Butter Creamy. Tapi kalau saya pribadi, saya lebih menyukai jenis selai kacang yang masih ada tekstur crunchy si kacangnya. Alhamdulillah, SKIPPY memiliki produk Peanut Butter Chunky. Saya suka bangetselai kacang ini, sampai-sampai saya tidak ingin berpaling ke lain hati, he he he


Selain itu, selai SKIPPY menggunakan vegetable oils sehingga bebas dari kolesterol. Selai kacang SKIPPY juga mengandung protein sehingga cocok jika ditambahkan ke dalam menu sarapan kamu. Tahu kan kalau konsumsi selai kacang tidak akan membuatmu gemuk? Yup, selai kacang itu sendiri tidak akan membuatmu gemuk. Bisa dikatakan selain kacang itu sehat, namun selai kacang padat kalori, jadi konsumsilah dalam jumlah yang cukup. Oh ya, yang membuatmu saya jatuh cinta lagi sama produk ini adalah selai kacang SKIPPY ternyata bebas dari gluten, lho! It's gluten-freeYippie! 

Mau ikutan bereksperimen dengan SKIPPY Peanut Butter? Kamu bisa contek berbagai resep olahan selai kacang SKIPPY di situs SKIPPY, atau kamu juga bisa mengunjungi media sosialnya, baik Instagram, Facebook maupun TwitterHappy cooking! 

Disclaimer: Artikel ini diikutsertakan dalam lomba blog yang diselenggarakan oleh Blogger Perempuan dan Praxis sebagai perwakilan SKIPPY® Peanut Butter Indonesia.

Friday, February 16, 2018

Gluten-free Banana Cake (Bolu Pisang Tanpa Gluten)




Assalamu'alaikum.

Hello everyone! It's been a while ya sejak postingan terakhir. Karena kesibukan pekerjaan dan kondisi kesehatan yang sempat drop hampir sebulan, saya jadi sedikit vakum dari dunia sosmed dan blogging. Tak mau berlama-lama menghilang, saya hadirkan resep sehat buat kalian para pembaca sekalian.

Masih ingat saya pernah posting resep Banana Bread versi gluten-free? Kalau tidak ingat, resepnya bisa kalian baca di sini. Resepnya kebetulan pakai bahan-bahan kue yang waktu itu lagi ada di rumah, dan adanya tepung sorghum sama tepung ararut (duh, pasti penasaran, apa ya itu? he he). Akhirnya memutuskan pakai kedua tepung itu sambil utak-atik resep orang. Resepnya berhasil, tapi tetap masih ada yang kurang kalau menurut saya. Saya belum dapat tekstur yang pas seperti kue bolu gluten pada umumnya.

Nah, kali ini, saya mau share lagi resep bolu pisang, tapi menggunakan tepung yang berbeda, yaitu tepung mocaf atau modified cassava flour. Mungkin banyak dari kalian yang belum pernah dengar jenis tepung ini ya. Tepung apa lagi sih itu? He he. Sebenarnya tepung mocaf adalah bahan alternatif pengganti tepung terigu yang memiliki karakteristik paling mirip dengan terigu sendiri. Meskipun kandungan protein pada mocaf tidak sebanyak terigu, tapi kandungan karbohidratnya sama tingginya dengan terigu. Apalagi tepung ini gluten-free sehingga cocok dikonsumsi oleh mereka yang alergi atau sensitif terhadap gluten, seperti saya. Sama halnya dengan tepung beras, mocaf ini juga relatif lebih mudah ditemukan di Indonesia. Bahkan ada salah satu merek tepung mocaf buatan dalam negeri yang sudah sangat dikenal oleh masyarakat.

Oke, balik lagi ke resep bolu pisang, resep ini bisa dibilang berhasil saya taklukkan (alhamdulillah, finally!). Teksturnya lembut, sangat empuk dan menul-menul layaknya kue bolu berbahan dasar terigu pada umumnya. Kalian pasti tidak akan bisa membedakan kalau kue ini bukanlah kue terigu biasa. Pisangnya juga terasa sekali. Patut dicoba kalau kalian sekali-kali mau buat kue dengan bahan dasar yang berbeda daripada biasanya. So, give it a try, guys! :)



GLUTEN-FREE BANANA CAKE (BOLU PISANG TANPA GLUTEN)

Print Friendly Version of this pagePrint Get a PDF version of this webpagePDF

Bahan-bahan:

90 gram tepung singkong/mocaf 
10 gram tepung maizena
3 butir telur, suhu ruang
1 butir putih telur, suhu ruang
50 gram gula pasir
1/4 sdt garam
75 gram margarin, lelehkan
1/2 sdt esens vanili125 gram pisang ambon/barangan 


Cara membuat:
  1. Lumatkan pisang dengan garpu hingga lembut, lalu campurkan dengan margarin yang sudah dilelehkan. Aduk rata. Sementara itu, siapkan campuran bahan kering seperti tepung singkong, maizena dan garam. Aduk.
  2. Kocok putih telur dengan sedikit garam hingga kaku (soft peak). Sisihkan.
  3. Kocok telur dan gula pasir dengan mixer berkecepatan tinggi hingga mengembang dan kaku (berjejak). Masukan campuran tepung, aduk dengan spatula hingga rata. Tambahkan campuran pisang dan margarin, lalu aduk rata.
  4. Terakhir, masukkan kocokan putih telur. Aduk dengan cara aduk balik (folding*) menggunakan spatula. Perhatikan saat mengaduk, jangan terlalu sering, cukup sampai putih telur tercampur rata dengan adonan.
  5. Tuang adonan ke dalam loyang bolu yang sudah diolesi margarin. Panggang di oven dengan suhu 175-180°C selama 30-35 menit. Cek kematangan kue dengan menggunakan tusukan. Jika sudah matang, matikan kompor. Dinginkan baru keluarkan dari loyang. 

* Tips:
  • Folding adalah teknik mengaduk adonan, terutama untuk mencampurkan dua adonan yang berbeda konsistensinya, yaitu antara adonan yang ringan dan penuh udara dengan adonan yang lebih padat dan kental, contohnya adonan putih telur yang sudah kaku dicampurkan ke adonan campuran terigu, kuning telur, gula dan minyak/margarin.
  • Folding ini biasanya digunakan dalam proses pembuatan chiffon cake dan sponge cake
  • Gerakan folding seperti membalik/melipat adonan dan umumnya searah jarum jam. Caranya, spatula menyusuri dasar mangkuk/wadah ke arah belakang, kembali ke atas sambil adonan dibalik atau ‘dilipat’ ke depan. Supaya lebih jelas, kalian bisa lihat video cara aduk-balik di sini.





Salam hangat,

Anissa Rizkianti

Tuesday, November 21, 2017

Gluten Free Banana Bread



Banana bread a.k.a bolu pisang adalah salah satu kue favorit saya. Kue jenis ini memiliki tekstur yang padat dengan rasa dan aroma pisang yang kuat.  Rasa manis dan legitnya pisang membuat saya selalu kangen makan kue ini. Belum lagi, cara membuat kue ini juga tergolong mudah, mirip seperti membuat kue brownies. Semua bahan tinggal dicampur menjadi satu, tanpa menggunakan mikser. Kadang saya juga membuatnya dalam versi lain, seperti muffin atau cupcake. Keduanya pun punya tekstur yang sama dengan banana bread. Hanya bedanya, cupcake biasanya dibuat tidak terlalu manis, karena akan ditambah dengan bermacam-macam frosting.

Bahan utama untuk membuat banana bread tentu saja pisang. Pisangnya jenisnya apa? Apa saja boleh kok. Pisang yang paling sering digunakan untuk membuat kue ini adalah pisang ambon karena rasanya manis, teksturnya lembut, serta aroma pisangnya kuat, sedangkan jenis pisang lainnya yang juga cocok adalah pisang raja dan pisang barangan. Agar tekstur kue lembut dan aroma pisangnya kuat, pilih pisang yang sudah matang. Lebih bagus lagi jika memakai pisang yang sudah terlalu matang, atau biasanya ditandai dengan munculnya bintik-bintik coklat di permukaan kulit pisang. 





Selain itu, penggunaan bahan cair seperti susu juga akan membuat kue ini menjadi lembab. Susu cair yang digunakan bisa berupa susu sapi (dairy milk) atau susu non-dairy seperti almond milk (susu almond), coconut milk (santan kelapa) atau soya milk (susu kedelai). Sebagai campuran, banana bread biasanya dicampur dengan bahan-bahan pelengkap lain, contohnya kacang-kacangan (kacang tanah, almond, walnut, pecan), chocolate chip dan raisins atau buah-buahan kering.  

Nah, kali ini saya membuat original banana bread bebas gluten dengan menggunakan campuran tepung sorghum, tepung ararut (arrow root) dan sedikit tapioka. Kamu juga bisa menggunakan campuran tepung bebas gluten lain (artikel menyusul ya...). Jenis pisang yang saya pakai kebetulan adalah pisang barangan. Meskipun tidak menggunakan tepung terigu, kue ini juga menghasilkan tekstur yang sama. Silahkan disimak resepnya di bawah ini. Selamat mencoba! 😃



GLUTEN FREE BANANA BREAD
Print Friendly Version of this pagePrint Get a PDF version of this webpagePDF

 
Bahan-bahan:
1 cup pisang baranang yang sudah matang, lumatkan dengan garpu
1 1/4 cup tepung sorghum
1/3 cup tepung ararut/pati arut/arrow root
1 sdm tepung tapioka
1 sdm kayumanis bubuk
3/4 sdt xanthan gum
1 sdt baking powder
1/2 sdt baking soda
1/2 sdt garam
1/2 cup gula pasir
1/2 cup gula palm (brown sugar)
1/3 cup minyak zaitun, atau bisa diganti dengan minyak canola/margarin cair
2 butir telur
2/3 cup susu santan kelapa, atau bisa diganti dengan susu sapi cair/susu almond
1 sdt ekstrak vanila


Cara membuat:
  1. Campur jadi satu bahan-bahan kering, seperti tepung sorghum, tepung ararut, tapioka, xanthan gum, baking powder, baking soda, kayu manis bubuk, garam, gula pasir dan gula palem dalam wadah. Aduk hingga tercampur rata dan pastikan tidak ada gumpalan-gumpalan tepung atau gula. Sisihkan.
  2. Sementara itu, kocok telur dengan whisk hingga sedikit berbusa. Masukkan bahan-bahan basah yang lain, seperti minyak, susu santan dan ekstrak vanila. Campur jadi satu keempat bahan tersebut kemudian masukkan pisang yang sudah dilumatkan. Aduk rata lalu masukkan campuran tepung sedikit demi sedikit sambil diaduk menggunakan spatula. Aduk kembali hingga semua bahan tercampur. 
  3. Siapkan loyang loaf berukuran medium 20 cm yang sudah diolesi dengan minyak zaitun. Masukkan adonan ke dalam loyang dan ratakan.
  4. Panaskan oven dengan suhu 175 derajat Celcius. Panggang adonan selama 50 menit hingga matang (pastikan adonan tidak lengket pada tusukan lidi). Dinginkan sebentar sebelum dipindahkan pada piring saji, lalu potong-potong sesuai selera.

Tips:
  • Tepung ararut dapat diganti dengan tepung beras dengan takaran yang sama
  • Jika ingin membuat dengan tepung terigu, maka semua tepung non-gluten dapat diganti dengan tepung terigu sebanyak kurang lebih 2 1/2 cup, dan xanthan gum perlu dihilangkan dalam resep.
  • Jika ingin membuat yang vegan, maka telur dapat diganti dengan campuran flax seed dan air matang, dengan perbandingan 2 sdm flax seed + 3 sdm air. Aduk rata lalu diamkan sejenak selama 10-15 menit hingga campuran flax seed bertekstur kental.
  • Resep dapat ditambahkan dengan berbagai isian seperti taburan kacang-kacangan (kacang tanah, almond dan walnut) atau chocolate chip.




 

Sunday, July 23, 2017

Resep Ayam Masak Hijau Kemangi



Hai! Kembali lagi ke dapur, rasanya senang banget! (He he he, hobi banget ya saya masak) Saya bahagia karena hari ini saya bisa memasak salah satu masakan favorit keluarga, yaitu Ayam Masak Hijau Kemangi. Resep ini kebetulan sudah sering saya dan Mama masak. Saat bulan Ramadhan lalu pun, kami beberapa kali memasaknya sebagai sajian sahur dan berbuka.

Pada awalnya, resep ini sengaja diciptakan Mama dan saya karena kami berdua pecinta cabai hijau dan daun kemangi. Rasanya, semua masakan yang dikasih daun kemangi pasti enak. Setuju 'kan? He he he. Nah, kali ini saya buat dengan bahan dasar ayam. Biasanya saya juga pakai ikan, terutama ikan asap. Tapi karena kebetulan saya lagi punya persediaan ayam di kulkas, akhirnya saya gunakan ayam. 

Ayamnya pun bukan sembarang ayam lho! Saya menggunakan ayam potong dari SO GOOD. Kenapa saya memilih ayam potong SO GOOD? Pertama, ayam potong SO GOOD itu berkualitas dan segar. Kedua, ayam-ayam tersebut dikembangbiakkan secara sehat tanpa suntikan hormon. Ketiga, ayam-ayam yang sudah dikembangbiakkan kemudian dipotong melalui proses pemotongan yang halal dan bersih sehingga tidak perlu dicuci pada saat dimasak. Selain itu, ayam potong SO GOOD sangat praktis karena memiliki beberapa varian potongan yang sesuai dengan kebutuhan keluarga, mulai dari daging ayam potong utuh, daging ayam khusus paha dan dada serta daging potong untuk sup. Kalau dilihat dari ukuran daging ayamnya juga mantap lho!

Oh ya, ngomong-ngomong soal masakan ini, selain rasanya yang enak, segar dan cukup pedas (saya tahu banyak orang Indonesia yang doyan masakan pedas), masakan ini juga mudah dibuat. Kamu nggak perlu khawatir mencari bahan-bahannya karena bahan-bahannya nggak terlalu sulit untuk dicari di pasar hingga warung sayur. Pokoknya dijamin gampang dan pastinya kamu pengen nambah nasi terus deh, he he he.

Jadi penasaran sama resepnya? Yuk, disimak! Mudah-mudahan malam ini atau besok udah ada yang coba di rumah ya! Kalau kamu ingin tahu lebih banyak produk ayam potong SO GOOD, kamu bisa lihat di sini. Kamu juga bisa melihat aneka resep kreasi ayam potong SO GOOD di tautan tersebut. Selamat mencoba! 😊

AYAM MASAK HIJAU KEMANGI
Print Friendly Version of this pagePrint Get a PDF version of this webpagePDF

Lama memasak:  30 menit
Porsi: 5 orang


Bahan-bahan:

500 gr ayam potong paha dan dada SO GOOD (saya pilih bagian dada saja)
7 siung bawang merah, tumbuk halus
5 siung bawang putih, tumbuk halus
100 gram cabe hijau, tumbuk kasar
1 ruas jahe (1 cm)
2 buah tomat hijau, potong-potong
4 ikat daun kemangi, pilih daunnya saja lalu cuci bersih
Minyak goreng untuk menumis (2-3 sdm)
Kaldu ayam +/- 100 ml
Garam secukupnya
Gula secukupnya


Cara membuat:
  1. Siapkan panci berisi air kemudian rebus ayam +/- 7 menit. Jika sudah direbus, tiriskan ayam dan sisihkan.
  2. Panaskan minyak di atas wajan. Tumis bawang merah dan bawang putih dengan api sedang hingga harum. Tambahkan cabe hijau dan jahe, lalu masak hingga bumbu matang. Jika bumbu telah matang, tambahkan kaldu dari rebusan ayam tadi.
  3. Masukkan ayam lalu aduk rata. Tambahkan garam dan gula secukupnya. Cicipi dan sesuaikan dengan selera.
  4. Terakhir, masukkan tomat dan daun kemangi. Masak sebentar hingga tomat dan daun kemangi layu. Jika sudah selesai, angkat lalu sajikan hangat bersama sepiring nasi.















Saturday, July 22, 2017

Resep Kue Cubit Sosis



Kue cubit.. Siapa yang nggak kenal kue yang satu ini? Kecil, imut, fluffy alias empuk dan manis. Sebagian dari kita pasti sudah menemukan abang-abang yang menjual kue ini semenjak masa sekolah, he he he. Harganya murah, dan topping-nya pun bisa dibuat sesuka kita - mau pakai meises coklat atau keju. Kue ini bahkan sekarang jadi lebih kekinian lho, karena dibuat dengan rasa-rasa yang unik, seperti green tea dan red velvet.

Nah, bulan Ramadhan lalu, saya sempat membuat kue cubit untuk keluarga saya sebagai cemilan berbuka puasa (takjil). Kebetulan gampang juga buatnya. Cuma waktu itu saya iseng, bisa nggak ya sekali-kali saya buat dengan rasa yang gurih? Alhasil, saya kepikiran untuk mencoba menggunakan sosis sapi SO GOOD!

Sosis sapi SO GOOD terkenal enak, dan keluarga saya juga suka. Saya dan keluarga sudah lama mengenal dan mengkonsumsi beberapa produk SO GOOD siap masak seperti bakso kuah, nugget, sosis dan spicy wings. Selain enak, sosis sapi SO GOOD juga halal. Produk ini mudah diolah dan dikonsumsi menjadi berbagai jenis masakan. 


Untuk kue cubit sosis ini, saya gunakan sosis sapi SO GOOD sebagai topping. Cara buatnya dijamin mudah dan praktis. Tekstur kue cubitnya juga lembut dan empuk. Waktu itu saya coba membuat dengan dua jenis tepung, terigu dan non-terigu. Untuk resep ini, saya menggunakan tepung terigu. Berikut adalah bahan-bahan yang dibutuhkan serta cara membuatnya. Selamat mencoba ya!


KUE CUBIT SOSIS

Print Friendly Version of this pagePrint Get a PDF version of this webpagePDF
Lama memasak: 1 jam
Porsi: 30 buah


Bahan-bahan:
2 buah sosis sapi SO GOOD, iris-iris tipis +/- 1 cm
125 gram tepung terigu
30 gram gula pasir*
1 buah telur ayam
50 gram mentega, lelehkan
125 ml air matang (atau bisa menggunakan 1 sdm susu kental manis, dilarutkan dalam 125 ml air)**
1/2 sdt baking powder
1/2 sdt soda kue
Sejumput garam


Cara membuat:
  1. Siapkan bahan kering seperti tepung terigu, baking powder, soda kue dan garam kemudian campur menjadi satu.
  2. Kocok telur dan gula pasir menggunakan mikser atau whisk selama +/- 10 menit hingga gula larut dan adonan menjadi berwarna sedikit pucat.
  3. Masukkan bahan kering dan air/susu cair sedikit demi sedikit secara bergantian sambil diaduk menggunakan spatula atau whisk. Aduk hingga seluruh bahan tercampur rata di dalam adonan.
  4. Terakhir, masukkan mentega yang sudah dilelehkan, lalu aduk kembali. Diamkan selama 30 menit.
  5. Panaskan wajan cetakan kue cubit (atau bisa juga menggunakan wajan cetakan khusus untuk takoyaki atau poffertjes) di atas api kecil sambil diolesi mentega. Setelah wajan panas, masukan 1 sdm adonan ke dalam cetakan, kemudian tutup. Jika buih sudah mulai muncul, letakkan potongan sosis di atas masing-masing adonan yang sudah setengah matang tersebut. Tutup wajan kembali. Masak hingga matang (+/- 2 menit), lalu angkat. Sajikan hangat dengan cocolan saus cabai atau tomat botolan, atau bisa juga dengan mayones. 

Tips:

Jika ingin membuat kue cubit yang manis, perhatikan tips berikut:
  • Takaran gulanya ditambahkan menjadi 50 gram
  • Untuk susu cair yang digunakan, ditambahkan lebih banyak susu kental manisnya (kira-kira 2 sdm)
  • Tambahkan 1/4 sdt vanila bubuk/esens








Friday, January 13, 2017

Resep: Tuna Pizza




Assalamu'alaikum.

Bulan Desember kemarin terhitung sudah dua kali saya mencoba membuat pizza. Keduanya pizza dengan topping tuna, dan Mama suka sekali. Percobaan pertama berhasil, lalu percobaan kedua pun alhamdulillah berhasil. Roti pizza-nya sendiri cukup tebal dan teksturnya empuk. Saya lihat-lihat, (agak) mirip sama produksi restoran berlogo topi merah *eh, he he he. Tapi saya belum bisa bikin pinggiran dengan isian keju. Jadi, saya coba membuat versi sederhana saja tanpa pinggiran.

Nah, bikin pizza itu ternyata nggak susah lho! Banyak teman saya yang awalnya bilang seperti itu, lalu akhirnya saya buktikan dan percaya. Alih-alih membeli pizza base-nya di supermarket, saya mencoba membuatnya sendiri di rumah (homemade). Adonan pizza-nya tinggal saya taburi dengan topping sesuka hati. Kalau yang suka dengan pizza meatlover atau pizza isi bermacam daging, boleh juga diberi lebih banyak sosis dan daging asapnya. Tapi kalau yang lebih suka veggies (seperti saya), bisa diberi lebih banyak jamur atau jagung pipilnya. 

Well, silahkan dicoba resep tuna pizza saya ya. Semoga kamu juga ketagihan untuk sering-sering membuat pizza di rumah. 😀 Lain waktu, insya'a Allah saya mau coba bikin yang versi tipis atau thin pizza, serta pizza yang jauh lebih sehat, yakni berbahan dasar tepung gandum. Good luck!


TUNA PIZZA



Bahan-bahan:

Adonan pizza (pizza dough):
3/4 cup air hangat kuku
1 sdm gula pasir
2 sdt fermipan
2 cup tepung terigu serbaguna (saya menggunakan tepung terigu Segitiga Biru)
1 sdt garam
1/4 cup minyak zaitun, atau bisa juga minyak sayur

Saus olesan topping:
3 sdm saus tomat botolan
2 sdm saus sambal botolan
+/- 3-4 sdm saus spaghetti carbonara (saya menggunakan merk Leggo's)
Lada bubuk, secukupnya
1 sdm bubuk oregano

Taburan (topping):
1 kaleng tuna dengan minyak (tuna in oil)
150 gram keju mozzarella, iris tipis
1 buah bawang bombai, belah dua lalu iris tipis
1 buah jagung, dipipil dan diambil bijinya
1 buah paprika merah, iris memanjang
5 buah cabe merah (atau sesuai selera), iris tipis


Cara membuat:
  1. Campur rata air hangat kuku, gula pasir dan fermipan. Diamkan 10 menit sampai ragi aktif dan muncul busa.
  2. Campur tepung terigu, garam dan minyak zaitun atau minyak sayur, dalam wadah. Uleni adonan menggunakan tangan sambil dituang sedikit demi sedikit air campuran ragi tadi.
  3. Uleni adonan hingga kalis dan adonan tidak terasa lengket di tangan dan wadah.
  4. Jika sudah, tutupi wadah dengan lap kering bersih, lalu biarkan selama +/- 45 menit hingga 1 jam sampai adonan mengembang.
  5. Siapkan saus olesan untuk topping dengan mencampur jadi satu saus tomat, saus sambal, saus spaghetti carbonara dan bubuk oregano.
  6. Sementara itu, setelah adonan didiamkan, bagi adonan yang sudah mengembang tadi ke dalam 2 bagian.
  7. Rol tiap adonan pizza sambil diberi taburan sedikit tepung, lalu ratakan pada loyang yang sudah diolesi sedikit minyak. Tidak usah khawatir jika adonan tidak berbentuk lingkaran sempurna.
  8. Olesi tiap adonan pizza dengan saus, lalu taburi topping di atasnya, mulai dari keju mozzarella, daging tuna, jagung pipil, bawang bombai dan terakhir irisan cabai.
  9. Panggang pizza dalam oven pada suhu 150-180'C selama 30 menit.
  10. Jika pizza sudah matang, tinggal disajikan hangat bersama saus sambal botolan.

Tips:
  • Saya menggunakan oven kompor gas dengan api bawah, sehingga proses panggang menjadi lebih lama.
  • Agar keju tidak terlalu matang, kamu bisa menaburkan keju belakangan. Caranya, panggang terlebih dahulu pizza tanpa taburan keju selama 20 menit pertama, keluarkan dari oven kemudian baru taburi dengan keju mozarella dan panggang kembali selama 10-15 menit.
  • Kamu bisa membuat saus topping sendiri (caranya sama seperti membuat saus boloigneise). Tapi supaya praktis, saya menggunakan cara cepat dengan menggunakan saus spaghetti botolan. Untuk merk saus, silahkan gunakan sesuai selera.
  • Roti pizza yang dihasilkan bertekstur empuk, tapi tidak keras sampai keesokan hari. Cukup dihangatkan di dalam microwave selama 2 menit, maka pizza akan terasa nikmat kembali seperti baru matang.
Adonan pizza yang sudah mengembang dan siap dibentuk.

Pizza yang sudah diberi olesan saus dan bermacam-macam topping. Siap dipanggang.

Pizza yang sudah matang.

Tips Untuk Membuat Tamu Rumah Liburan Merasa Senang Di Rumah Anda

Pernahkah Anda memiliki perasaan tidak pasti bepergian ke suatu tempat untuk tinggal bersama keluarga yang tidak Anda kenal dengan baik? ...