Showing posts with label Puisi. Show all posts
Showing posts with label Puisi. Show all posts

Saturday, January 3, 2015

TUNGGU AKU DI JAKARTA



Dua hari lagi.
Lelah sudah aku menunggu detik-detik keberangkatanku.
Karena semakin aku menunggu, semakin aku ragu untuk berjumpa denganmu.

Akan tetapi, membayangkan perjumpaan kita kembali membuat tenang hati ini.
Melihat senyum manismu dan merasakan peluk hangatmu adalah surgawi.
Rasa yang sudah setahun ini tak lagi sama kurasa.

Dua hari lagi.
Selesai sudah aku merangkul mimpiku di kota ini.
Berjuta kejutan dan keajaiban telah dia hadirkan untukku.

Dan, kini saatnya aku pulang.
Kembali menjemput kehidupan yang sempat kutinggalkan.
Berharap semua itu telah rapi kau simpan.

Jadi, tunggu aku ya!


Tunggu aku di Ibukota.


Sydney, 3 Januari 2015
Dini hari

*Prosa ini dipersembahkan untuk keluarga, teman dan sahabat tercinta

Saturday, January 11, 2014

SEPULUH HARI YANG TERSISA

Hanya tinggal hitungan hari.
Ya, sepuluh hari. Hanya sepuluh hari..
Yang tersisa dari ceritaku di kota ini
Dan dengan segala macam isinya

Aku hanya tinggal memiliki...
Waktu sepuluh hari
Untuk menunjukkan rasa sayangku langsung pada ibu
Untuk meringankan pekerjaan ayah selama di rumah
Untuk bercengkerama dengan adik selepas dia pulang bekerja

Hanya sepuluh hari itukah yang aku miliki?
Ya, hanya sepuluh hari
Waktu yang tersisa bagiku untuk mengucapkan 'selamat tinggal dan sampai berjumpa kembali'
pada mereka... teman, rekan dan juga sahabat

Dan di waktu sepuluh hari yang tersisa ini,
Kuingin merangkul doa..
Doa-doa terbaik untuk perjalananku di kota berikutnya
Yang kemudian akan kupanggil rumah

Semoga aku mampu bersiap diri
Di sepuluh hari yang tersisa ini
Untuk terbang merajut asa
Merangkul mimpi, menjemput kesuksesan.. 
Hingga kutemukan diriku...
Berdiri tegak dan kembali
Seraya berucap,
"Aku pulang!"


- Bekasi, 10 Januari 2014 -

Thursday, November 28, 2013

UNTITLED


Bisu.

Aku bisu.
Tak mampu berkata.
Tak sedang ingin berucap.
Intinya aku ingin bisu!

Kali ini saja, tapi.
Bukan esok hari, lusa, minggu depan, bulan depan
Atau selamanya.
Pokoknya hari ini!

Bisu karena aku ingin diam.
Bisu karena aku ingin dengar.
Bisu karena aku ingin berpikir.

Mungkin bukan saatnya lagi aku bicara 
Atau menangis, bahkan meraung

Aku ingin kamu,
Yang bicara!
Satu patah kata saja...

'Aku mencintaimu..'


Wednesday, December 26, 2012

PERSEMBUNYIAN YANG MANIS


Aku terkurung
Terkunci dalam sebuah relung kebisuan
Tak ada lisan terucap
Tak ada deru bergetar

Aku terhempas
Terdorong dalam sebuah ruang hampa
Kering tanpa udara
Sepi tanpa bisik

Hingga tetesan embun membiaskan difusi cahaya
Memancar melewati sudut ruang berkelok
Memberi terang kepada sebuah perkamen lusuh
Untuk kembali memaksaku menguntai kata terucap

Sungguh persembunyian yang manis, tadi
Kusadari itu dirimu, sang cahaya embun di kaki langit
Menemukanku dalam kekosongan
Mendengarkanku dalam kesunyian 
Suara-suara rinduku yang lama tak kau jamah

Sunday, May 13, 2012

CUEK BEBEK

Kubuka saku celana
Terdengar ponsel berdering memekakkan telinga
Pesan yang kutunggu-tunggu akhirnya datang juga
Senyum kecil membekas tiba-tiba

Kupandangi layar depan seketika
Satu pesan terlihat di depan mata
Aku kaget, satu kalimat terbaca
"Alhamdulillah, baik"
Ha, hanya itu saja?

Kuberpikir panjang setelahnya
Tak adakah kau tanyakan kabarku?
Tak inginkah kau tahu sedang apa aku saat ini?
Menyesal aku dibuatnya
Kumatikan saja ponselku
Berharap tak ada lagi inginku menghubungi

...........................

Sampai rumah kuberpikir lagi
Apa memang kau tidak peduli?
Apa memang kau tak mengasihi?

...........................

Aku berpikir lagi
Lagi, lagi, dan lagi

...........................

Sudah cukup aku peduli!
Kalau kamunya cuek bebek!
Sudah puas aku kasihi!
Kalau kamunya cuek bebek!
Ah tak lagi aku sms-i
Toh kamunya pun cuek bebek!!

Tips Untuk Membuat Tamu Rumah Liburan Merasa Senang Di Rumah Anda

Pernahkah Anda memiliki perasaan tidak pasti bepergian ke suatu tempat untuk tinggal bersama keluarga yang tidak Anda kenal dengan baik? ...