Showing posts with label Wisata. Show all posts
Showing posts with label Wisata. Show all posts

Tuesday, October 31, 2017

Serunya Bermain Air di Hawai Water Park Malang



Halo sobat travelers,

Lagi merencanakan liburan akhir tahun ke Malang? Tapi bosan ke tempat yang gitu-gitu aja dan nggak ada tantangannya? Nggak perlu bingung dengan destinasi liburan bareng keluarga atau mau solo traveling di Malang, karena ada banyak tempat wisata yang bisa dikunjungi. Salah satunya adalah Hawai Water Park yang terletak di Perumahan Graha Kencana, Jl. Raya Karanglo, Singosari, Malang. 

Sejak dibuka beberapa tahun lalu, tempat wisata di Malang ini selalu ramai dikunjungi wisatawan, tidak hanya wisatawan lokal, tapi juga para wisatawan dari luar kota Malang, bahkan turis asing. Mau tahu apa yang membuat tempat wisata ini begitu populer? Yuk, simak ulasannya berikut ini.


BANYAK WAHANA

Nggak heran kalau Hawai Water Park jadi 'jujugan' atau tujuan tempat wisata di Malang, karena ada banyak wahana yang bisa kamu temukan di dalamnya. Seperti namanya, semua wahana di Hawai Water Park ini berbasis air, jadi kamu bisa puas bermain air di sini. Wahana Tsunami adalah wahana air yang menjadi andalan. Kalau kamu takut tergulung ombak Tsunami yang benar-benar menantang nyali, coba deh main seluncur air dengan papan warna-warni. Sama serunya kok! 

Sumber: hawaiwaterpark.com

Sumber: hawaiwaterpark.com

Selain itu, kamu juga bisa bersantai menyusuri Lazy River yang bisa membawamu berkeliling kawasan Hawai Water Park di atas air yang tenang. Yang tak kalah menarik adalah kursus Scuba atau menyelam yang merupakan kursus Scuba pertama di Malang. Kamu bisa mengikuti kursus menyelam di kolam dalam (diving) yang disediakan khusus di Hawai Water Park, baik untuk tingkat dasar maupun tingkat profesional dengan sertifikat yang bisa kamu gunakan untuk mengambil lisensi ke level yang lebih tinggi.


JAM BUKA

Hawai Water Park buka setiap hari, yaitu sejak pukul 08.00 sampai 16.00 pada hari kerja, dan 08.00 hingga 17.00 pada akhir pekan dan libur nasional. Jadi, kamu bisa mengunjungi Hawai Water Park kapan saja, tanpa harus terbentur waktu di saat weekend. Mau cuti kerja beberapa hari cuma untuk main air di sini? Boleh banget, he he he.

Harga tiket masuk ke Hawai Water Park juga lumayan terjangkau lho! Cukup membayar Rp 75.000,- untuk hari biasa (weekday), atau 
Rp 100.000,- untuk akhir pekan dan hari libur nasional (weekend), kamu sudah bisa puas seseruan dan main air di Water Park ini. 

Waktu terbaik untuk berkunjung ke Hawai Water Park adalah pada pagi hari atau setelah tengah hari. Karena di waktu-waktu ini, kulitmu nggak bakal gosong terkena paparan sinar matahari yang menyengat. Kamu tentu nggak mau dong setelah asyik main air di Hawai Water Park, kamu justru mengalami sunburn? Jadi jangan lupa juga untuk selalu menggunakan sunblock minimal 15 menit sebelum bermain air, agar mencegah kulitmu tidak terbakar oleh sinar matahari.



FASILITAS

Di dalam Hawai Water Park, kamu bisa mengandalkan loker yang tersedia untuk menyimpan barang berharga kamu. Kamu bisa menyewa loker single ataupun untuk keluarga yang ukurannya lebih besar.

Selain itu, terdapat juga kamar bilas, tempat ibadah bagi umat Muslim yang ingin shalat, serta titik-titik tempat peristirahatan untuk keluarga pendamping atau yang tidak ikut bermain ke dalam air. Toilet pun mudah dijangkau, jadi kamu nggak perlu bingung mencari ketika mendadak harus ke kamar kecil.

Kalau kamu lapar, nggak perlu khawatir! Aneka penjual makanan yang ada di dalam Hawai Water Park siap mengisi perutmu yang kelaparan setelah bermain air. Namun, tolong diingat ya bahwa pengunjung dilarang membawa makanan dan minuman dari luar.


MALANG NIGHT PARADISE

Keseruan Hawai Water Park ternyata tidak hanya itu. Setelah matahari terbenam dan semua wahana air sudah tutup, kawasan ini berubah menjadi tempat wisata penuh lampu yang amat cantik, namanya Malang Night Paradise.

Sumber: dakatour.com

Tiket untuk masuk ke Malang Night Paradise berbeda dengan Hawai Water Park, namun tidak terlalu mahal kok. Tempat ini juga buka setiap hari, dan paling cantik jika dikunjungi saat malam hari dan langit sudah benar-benar gelap.

Berbagai sudut cantik yang terbuat dari lampu dan lampion di kawasan Malang Night Paradise menjadi daya tarik tersendiri. Kamu bisa menemukan spot-spot foto yang sangat Instagram-able, jadi cocok buat ngeksis atau bermain seru dengan keluarga.

Sumber: trivindo.com

JALAN MENUJU JALUR HAWAI WATER PARK

Buat kamu yang tertarik untuk mengunjungi tempat wisata di Malang ini, lokasi Hawai Water Park berada tepat sebelum masuk ke kawasan kota. Tepatnya di daerah Karanglo, bagian utara Kota Malang yang menjadi perbatasan antara kota Malang dengan kabupaten Malang.

Jika kamu naik kendaraan umum, kamu harus menuju terminal Arjosari terlebih dahulu, kemudian oper menggunakan taksi atau ojek menuju Hawai Water Park. Karena lokasinya yang berada di dalam perumahan dan cukup menguras tenaga jika ditempuh dengan berjalan kaki, maka disarankan agar menggunakan jasa ojek untuk masuk ke dalam tempat wisata ini.

Dengan berbagai wahana dan keseruan kegiatan selama di Hawai Water Park, nggak heran tempat wisata ini jadi favorit keluarga di Malang hanya dalam waktu singkat. Penasaran dan tertarik untuk ikutan seru-seruan di sana? 

-->

Sunday, February 12, 2017

Mengintip Surga di Negeri Laskar Pelangi


Wherever my travels may lead, paradise is where I am - Voltaire
Assalamu'alaikum.

Kalau ingat film Laskar Pelangi, pasti yang pertama kali terbayang adalah pantai bebatuan yang ada di Pulau Belitung. Ada yang sudah pernah ke sana? Kalau belum, saya mau ajak kamu untuk mengintip beberapa hal yang menarik dan unik dari tanah kelahiran sang penulis sekaligus sutradara film Laskar Pelangi, Bang Andrea Hirata. 

Pada akhir Desember 2016 lalu, alhamdulillah saya sekeluarga mendapat kesempatan berlibur ke Pulau Belitung. Rencana ini sebenarnya sudah kami susun jauh-jauh hari karena sudah ditagih janji sama ibu saya agar bisa segera diajak ke sana. Akhirnya kami memilih pergi menjelang libur akhir tahun. Perjalanan udara dari Jakarta ke Kota Tanjung Pandan, Belitung ternyata hanya memakan waktu sekitar satu jam - hampir sama dengan waktu tempuh pesawat dari Jakarta ke Yogyakarta. Selain jaraknya yang nggak terlalu jauh dengan ibukota, Pulau Belitung - atau sering disebut Belitong dalam bahasa setempat - ternyata juga salah satu hidden paradise-nya Indonesia, lho!

Mau tahu apa saja surga yang tersembunyi di pulau ini? Berikut saya informasikan sedikit bocorannya ya! Percaya deh, setelah membaca ini kamu pasti jadi ingin cepat-cepat merencanakan liburan di Belitung juga, he he he. Semoga bisa terlaksana! 

Keindahan Pulau Belitung memang nggak usah diragukan lagi. Pulau Belitung menurut saya adalah salah satu pulau terindah di wilayah barat Indonesia. Pulau ini memiliki banyak pulau kecil yang eksotis dan nggak kalah dengan Pulau Bali, contohnya Pulau Lengkuas, Pulau Kepayang, Pulau Pasir dan masih banyak lagi. Selain itu, pantai-pantai di Belitung juga memiliki pasir putih yang halus dan bersih, serta dipenuhi oleh batuan granit raksasa yang tersebar hampir di seluruh penjuru pulau. Batu-batuan inilah yang sampai sekarang menjadi daya tarik bagi sebagian besar wisatawan domestik maupun mancanegara, dan tentu saja menjadi salah satu keunikan yang belum tentu bisa kamu temukan di tempat lain.

Nah, beberapa pantai yang menjadi primadona wisata dari Pulau Belitung dan patut kamu kunjungi di antaranya Pantai Tanjung Kelayang, Pantai Tanjung Tinggi, Pantai Burung Mandi dan Pantai Tanjung Pendam. Salah satu aktifitas yang bisa kamu lakukan yaitu berkeliling dari satu ke pulau lainnya (island hopping) untuk menikmati beberapa pantai yang ada di perairan Belitung. Dengan menggunakan perahu boat, kamu akan diajak melewati luasnya samudera dan mengunjungi sejumlah pulau sambil menikmati pemandangan batuan granit besar yang muncul di permukaan air.

Selain itu, kamu juga bisa menikmati pemandangan bawah laut dengan melakukan aktifitas snorkeling. Kalau cuaca cerah, kamu akan sangat jelas melihat berbagai terumbu karang yang masih bagus dan baik kondisinya, serta menemukan puluhan ikan yang akan berenang menghampirimu. Nah, setelah puas ber-snorkeling ria, jangan lupa juga untuk bersantai melepas lelah di Pulau Batu Berlayar dan bermain bersama bintang laut, atau menghabiskan waktu dengan berfoto bersama batu-batu raksasa di Pantai Tanjung Tinggi - pantai fenomenal yang menjadi salah satu lokasi syuting film Laskar Pelangi.

Pantai Tanjung Tinggi, salah satu lokasi syuting film Laskar Pelangi

Pulau Burong, atau Pulau Burung, yang memiliki tumpukan granit raksasa menyerupai seekor burung.

Pemandangan menarik yang bisa kamu lihat salah satunya adalah sebuah pulau yang memiliki tumpukan batu granit menyerupai kepala burung. Pulau ini yang kemudian sering disebut dengan Pulau Burong (atau Pulau Burung) oleh penduduk setempat. Kegiatan seru lain yang nggak boleh ketinggalan adalah menikmati sensasi menaiki mercusuar di Pulau Lengkuas. Pulau Lengkuas telah menjadi destinasi wajib bagi siapa saja yang akan berkunjung ke Belitung. Di pulau ini, kamu akan menemukan sebuah bangunan mercusuar yang begitu kokoh berdiri di tengah-tengah pulau. Menara mercusuar setinggi kira-kira 70 meter ini memiliki 18 lantai. Wohoo...! Butuh kesabaran dan ekstra tenaga ya untuk bisa berhasil naik sampai ke puncak menara. Tapi, jangan khawatir, rasa lelah dari hasil menapaki tiap anak tangga insyaa Allah terbayarkan dengan pemandangan laut biru yang menakjubkan dari puncak mercusuar. Belum lagi perahu-perahu yang merapat di pesisir pantai turut menambah keindahan laut di sekitar Pulau Lengkuas. Cantik banget deh pokoknya!

Keindahan laut yang berwarna biru kehijauan di sekitar Pulau Lengkuas

Salah satu pemandangan indah Pulau Lengkuas - buah perjuangan mendaki puncak mercusuar

Selain terkenal akan pantainya, Belitung juga menghadirkan berbagai jenis wisata kuliner yang nggak kalah menarik. Salah satu daerah di Pulau Belitung bahkan dikenal sebagai surganya pecinta kopi. Kota Manggar, yang berada di Kabupaten Belitung Timur, merupakan kota yang dijuluki sebagai kota 1000 kedai kopi. Di kota ini, kamu bisa menemukan deretan warung kopi yang buka sejak pagi hingga malam, dipenuhi oleh para penikmat kopi hitam yang umumnya adalah kaum adam. Nah, kalau kamu nggak sempat singgah di kota Manggar, kamu masih bisa mencicipi segelas kopi o atau kopi susu di Kota Tanjung Pandan. Di ibukota Belitung ini pun banyak sekali kedai kopi bernama Kong Djie yang bisa kamu singgahi, mulai dari kedai kopi yang masih sangat tradisional hingga yang sudah agak fancy. Yang unik dari kedai kopi di Belitung tentu saja ada pada tiga teko raksasa yang digunakan untuk merebus air kopi.

Menyeruput segelas kopi susu di warung kopi Kong Djie yang nikmat banget

Rekomendasi saya adalah warung kopi Kong Djie yang berlokasi dekat dengan pasar ikan Tanjung Pandan. Terus terang, tempat ini sering sekali penuh, sudah persis seperti ****bucks (malah ****bucks kalah kali yah). Apalagi menjelang sore dan malam hari. Ternyata kedai kopi yang dibangun tahun 1943 ini telah menjadi incaran banyak turis serta tempat favorit penduduk lokal untuk kongkow dan nongkrong selepas melakukan rutinitas. Harga segelas kopi di kedai ini pun sangat terjangkau, cocok banget dinikmati bersama roti bakar atau pisang bakar. Nah, kuliner menarik lainnya adalah mie Belitung dan sup gangan ikan. Tak lengkap rasanya perjalanan kita jika tak mencicipi mie Belitung. Kalau diperhatikan, mie ini sekilas mirip dengan mie celor yang ada di Palembang. Rasa kuah yang dihasilkannya juga berasal dari kaldu udang. Hanya saja, kuah dari mi Belitung tidak menggunakan santan, lebih bening dan berwarna kecoklatan.

Salah satu warung kopi yang fenomenal di Kota Tanjung Pandan

Tiga teko besar untuk merebus kopi yang tersusun sesuai tingginya

Meski mie Belitung ini sangat terkenal, tapi saya justru lebih suka sama sup gangannya. Masakan ini 'teope begete' (top banget) deh! Rasanya nggak cuma gurih, tapi juga pedas dan segar, karena ikannya dimasak bersama buah nanas - salah satu buah yang banyak dibudidayakan di Pulau Belitung. Oh ya, satu lagi kuliner yang wajib dicicipi jika singgah ke Belitung yaitu nasi bedulang. Bedulang adalah tradisi makan bersama oleh satu keluarga dalam satu dulang. Dulang di sini maksudnya adalah nampan besar untuk meletakkan aneka makanan dalam piring-piring kecil. Di dalam tradisi bedulang ini, makanan harus ditutup menggunakan tudung saji saat disajikan, untuk kemudian dihidangkan sesuai urutan. Anggota keluarga yang termuda harus mengambil nasi untuk yang paling tua, lalu yang paling tua dipersilahkan mengambil lauknya lebih dulu, baru kemudian diikuti yang muda secara bergiliran. Hehe, repot ya? Tapi, inilah tradisi turun temurun penduduk Belitung. Pastinya banyak nilai-nilai kearifan lokal yang diajarkan, termasuk tentang makna kebersamaan, ungkapan syukur dan juga penghormatan terhadap yang lebih tua.

Mie Belitung yang dihidangkan di atas daun simphor

Sup gangan yang menyegarkan dan bikin makan lahap

Satus set nasi bedulang di RM Belitong Timpo Duluk, Kota Tanjung Pandan

So, Pulau Belitung itu nggak cuma menarik karena keindahan alamnya, melainkan juga tradisi serta budaya yang kaya dan juga tercermin dari kuliner-kulinernya. Sebenarnya masih banyak pesona lain yang ditawarkan oleh Negeri Laskar Pelangi ini. Replika Sekolah Dasar (SD) Laskar Pelangi di Kecamatan Gantong, misalnya, sejenak membawa kita kembali ke masa-masa sulit Andrea Hirata dan kawan-kawan seusianya saat mengenyam manisnya pendidikan dasar, termasuk ketika berkunjung ke Museum Kata yang sungguh sangat menginspirasi saya. Tak lupa, jejak-jejak hasil pertambangan kaolin yang masih menjadi salah satu sumber kekayaan Pulau Belitung.

Lokasi replika SD di film Laskar Pelangi

Berfoto sejenak sebagai ungkapan euforia, tapi dalam hati sungguh prihatin membayangkan kondisi sekolah ini dulu

Replika sebuah ruangan kelas di SD Muhammadiyah Gantong yang terlihat sangat tak layak

Again, sebelum masuk ke dalam museum, belum sah kalau nggak berfoto di halaman muka

Sejumlah quotes kesukaan Andrea Hirata dan foto sebagian adegan film Laskar Pelangi

Buku Laskar Pelangi dalam berbagai versi bahasa

Tiba-tiba, mendapat kesempatan bertemu dan berfoto bersama Ibu Muslimah, guru Bang Andrea Hirata

Sisa-sisa pertambangan kaolin yang membentuk danau biru nan cantik

Berfoto di hamparan danau biru hasil tambang kaolin

Oh ya, promosi sedikit ya! Saat mengunjungi Pulau Belitung akhir 2016 lalu, saya menggunakan jasa travel lokal, yaitu Simphor travel. Informasi tentang travel ini pun saya dapat via googling di internet. Dari begitu banyak daftar travel yang saya temukan, saya akhirnya mengambil paket wisata 3D2N di travel ini, yang menurut saya harganya sangat bersaing dan pilihan wisatanya juga menarik. Saya dan keluarga bahkan diberi kesempatan untuk bebas merevisi itinerary yang mereka tawarkan jauh-jauh hari sebelum tiba di Belitung. Meski hujan mungkin menjadi satu-satunya kondisi yang 'kurang menyenangkan' selama saya dan keluarga di sana, alhamdulillah kami ditemani oleh seorang guide yang asyik. Namanya Bang Atan (sayang saya nggak ambil fotonya waktu itu, he he).

Tapi, balik lagi ke pilihan personal-mu masing-masing ya. Kamu pun juga bisa memutuskan untuk tidak menggunakan jasa travel, melainkan hanya menyewa kendaraan bersama guide-nya saja. Di sini, kamu bersama sang guide meng-arrange sendiri tempat-tempat yang mau kamu kunjungi saat sudah sampai di Belitung.

***

Bagaimana? Sudah puas melihat bocorannya? Nah, sekarang tinggal kamu membuktikannya sendiri dengan datang langsung ke Pulau Belitung ya! Saya yakin mungkin akan ada lebih banyak 'surga' yang kamu temukan di negeri ini. Happy traveling! ðŸ˜€


* Psst, sebelum memutuskan berangkat ke Belitung, cek dulu tips berikut ya!

  1. Pastikan kamu datang bukan pada saat musim penghujan. Banyak warga lokal yang bilang bahwa waktu terbaik untuk berwisata ke Pulau Belitung adalah antara bulan Maret sampai November. Pada bulan-bulan ini, air laut pun cenderung lebih tenang. 
  2. Selain musim penghujan, usahakan juga untuk datang bukan pada saat libur anak sekolah atau libur panjang hari nasional. Selain tempat-tempat wisata yang jadi kebanjiran sama banyak turis lokal, hotel dan tempat-tempat menginap pun akan cenderung penuh.
  3. Mampirlah ke pasar tradisional yang ada di Kota Tanjung Pandan. Kamu bisa menemukan berbagai hal yang unik dari daerah setempat, termasuk buah tangan yang bisa kamu bawa pulang ke rumah.
  4. Bawalah pakaian dan alas kaki senyaman mungkin. Siapa sih yang nggak mau tampil cantik dan ganteng saat berfoto? Saya yakin semua traveler juga ingin tampil oke saat melakukan traveling. Meski ngakunya backpacker pun, penampilan juga harus cihuy biar bisa mendukung foto yang bagus. Eits, tapi kamu juga harus memikirkan urusan kenyamanan (dan keselamatan) ya! Apalagi saat berfoto dengan memanjat batu-batu granit yang besarnya bukan main. Using heels is a big NO! 
  5. Perlu diketahui bahwa di Kota Tanjung Pandan sendiri tidak ada angkutan umum, dan kata guide saya, taksi sendiri cuma ada 4 armada. Jadi, kalau pun kamu ingin berkeliling kota, kamu harus menyewa kendaraan bermotor. Meski begitu, menggunakan jasa travel bisa jadi opsi buat kamu yang nggak mau repot, he he.
  6. Selain kerupuk kemplang ikan, oleh-oleh yang bisa kamu bawa pulang adalah ketam isi, atau rajungan isi. Daging rajungan yang telah dipisahkan dari cangkangnya dicampur dengan bumbu, daun bawang dan telur kemudian dimasukkan kembali ke dalam cangkang dan digoreng. Rasanya gurih dan enak - cocok jika disantap dengan saos sambal atau dihidangkan bersama saus lada hitam. Karena makanan ini termasuk makanan rumahan (homemade), jadi kamu perlu googling tempat jualnya, atau menanyakan langsung ke warga setempat. 

Panganan lontong yang dibungkus dengan daun simphor

Terasi khas kepulauan Babel: yang berbentuk bulat berasal dari Belitung, sedangkan yang persegi dari daerah Bangka

Ketam isi yang bisa menjadi buah tangan khas Belitung

Thursday, November 24, 2016

LIMA HAL MENARIK DARI KOTA AMBON



Assalamu'alaikum.

Ada yang sudah pernah plesir ke kota Ambon? Ambon adalah ibukota Propinsi Maluku dan merupakan salah satu kota yang berada di gugus Kepulauan Maluku. Mendapat julukan sebagai 'The City of Music', Ambon ternyata punya beragam hal menarik yang sayang untuk dilewatkan. Berbagai destinasi wisata alam dan budaya yang menarik, hingga kuliner lokal yang lezat memanjakan lidah akan kita jumpai di kota ini.

Saya bersyukur akhirnya berkesempatan juga untuk melakukan penelitian di kawasan timur Indonesia, salah satunya di kota Ambon manise. Sekitar seminggu berada di Ambon ternyata nggak membosankan. Meski teriknya matahari hampir menemani saya seharian di lapangan saat turun ke Puskesmas, tapi keletihan saya tergantikan saat sore hampir tiba. Sejumlah pondok kuliner bahari yang terdapat di pusat kota tentunya siap untuk saya cicipi. Belum lagi tempat-tempat wisata yang nggak kalah oke.

Jadi, jika kamu berkesempatan untuk mengunjungi kota Ambon, lima hal menarik berikut mungkin akan membuatmu jatuh cinta dan ingin kembali lagi ke sana. Who knows!? :)
1. Mencicipi kuliner seafood 

Kalau bicara tentang makanan, Ambon mungkin jadi salah satu surga wisata kuliner seafood yang dijamin enak dan fresh. Apalagi beragam ikan laut hidup di wilayah perairan Maluku menjadikan Ambon sebagai destinasi wajib untuk mencicipi aneka hidangan seafood, mulai dari ikan bakar, udang bakar hingga sup ikan kuah asam yang begitu menyegarkan. Belum lagi jika sudah disantap dengan sambal colo-colo yang rasanya khas dan sayur bunga pepaya.

Salah satu rumah makan ikan bakar yang sempat saya datangi adalah RM Sari Rasa, yang berlokasi di Jalan Anthony Rhebok, Ambon. Rumah makan ini konon adalah salah satu restoran seafood terbaik. Ikannya nggak hanya segar, tapi rasa masakannya pun cocok di lidah saya dan teman-teman. Harga juga masih ramah di kantong. Nggak heran jika banyak warga lokal maupun turis yang mampir ke restoran ini.

RM Sari Rasa, Ambon
(photo credit: http://malukuhebat.blogspot.co.id/)


Menu ikan bakar di RM Sari Rasa Ambon
(photo credit: http://traveldetik.com/)


2. Bermain di pantai pasir putih

Hal menarik berikutnya dari kota Ambon tentu saja wisata pantainya. Sudah nggak diragukan lagi deh kalau pantai di Kepulauan Maluku itu memang indah banget. Tidak cuma pasirnya yang putih bersih, namun air lautnya yang berwarna biru kehijauan benar-benar menambah kecantikan pantai-pantai yang mengelilingi kota Ambon. Benar-benar menenangkan hati.

Pantai yang sempat saya kunjungi adalah Pantai Natsepa, sekitar 40 menit berkendara dari pusat kota. Pantai ini terbilang nggak sepi pengunjung. Penduduk lokal juga sepertinya senang menghabiskan waktu di pantai Natsepa. Maklum saja, pantai ini sangat terkenal dengan penjual rujak buahnya. Kalau kamu baru tiba di pantai ini, kamu akan langsung melihat sejumlah mama (ibu) yang menjajakan rujak buah di sepanjang pantai.

Rujak natsepa pada dasarnya sama dengan rujak buah pada umumnya. Yang berbeda hanyalah suasananya, dimana kita bisa memandang laut lepas sambil menikmati rujak yang pedas nan nikmat. Selain penjual rujak, beberapa remaja perempuan juga terlihat berkeliling pantai sambil menggendong tampah berisi pisang goreng beserta sambalnya.

Jika kamu memiliki waktu lebih di Ambon, kamu tentu juga bisa mengunjungi destinasi pantai lainnya yang saya jamin nggak kalah mempesona seperti pantai Natsepa. Pantai Liang, pantai Pasir Panjang dan pantai Pintu Kota merupakan beberapa pantai terindah di Ambon.

Pantai Natsepa dengan pasirnya yang putih


Salah satu mama penjual rujak di Pantai Natsepa

Sepiring penuh rujak buah Natsepa



3. Berburu senja di pinggiran kota

Jika kamu sering mencari pemandangan sunset di laut lepas atau pantai, maka nggak ada salahnya kamu berburu senja ke tempat lain. Beberapa daerah di pinggiran kota Ambon ternyata 'diam-diam' menawarkan pemandangan senja yang nggak kalah cantik. Salah satu spot terbaik untuk menikmati sore hari adalah monumen patung Christina Martha Tiahahu.

Lokasi monumen ini memang berada di dataran tinggi sehingga kamu bisa sangat jelas menangkap senja saat sore hari. Kebetulan patung Christina Martha Tiahahu juga menghadap ke arah barat jadi kamu bisa mengambil gambar senja yang spektakuler dari sudut berbeda.

Patung Christina Martha Tiahahu


Salah satu pemandangan senja di Ambon, diambil dari lokasi monumen


4. Menyantap bubur sagu papeda yang unik 

Satu lagi makanan khas Ambon yang harus kamu cicipi yaitu papeda. Papeda sebenarnya makanan yang akan sering dijumpai jika berpergian ke wilayah timur Indonesia, seperti Papua. Penyajian Papeda di wilayah Ambon pun sama seperti yang ada di Papua, yakni disantap bersama dengan ikan kuah kuning. Untuk rasa, jangan ditanya ya, susah jelasinnya karena makannya tinggal telan, he he he. Yang pasti tekstur papeda kenyal-kenyal seperti lem.

Pengalaman saya mencicipi papeda di Ambon sendiri terasa istimewa. Kenapa? Saya menyantap papeda ternyata bukan di sebuah rumah makan, melainkan di rumah salah satu petugas Puskesmas. Beliau dengan baik hati menjamu saya dan teman-teman dari Jakarta dengan hidangan khas Ambon tersebut, lengkap bersama sambal colo-colo, ikan masak cabai dan sayur bunga pepaya. Penyajian papedanya sendiri masih sangat tradisional karena papeda ditempatkan pada wadah keramik besar yang berbentuk seperti tembikar dan menggunakan tongkat kayu mirip seperti sumpit. Selanjutnya, tak lupa papeda dihidangkan di atas piring bersama sambal colo-colo yang ternyata rasanya sangat segar. Sungguh pengalaman yang luar biasa!

Teman saya saat mencicipi satu piring penuh papeda dan sambal colo-colo




5. Menyeruput kopi rarobang

Buat kamu pecinta kopi, kamu nggak boleh ketinggalan untuk menyeruput kopi khas Ambon, yaitu kopi Rarobang. Kopi ini konon adalah minuman khas dari wilayah Maluku dan sudah dikenal oleh para penikmat kopi hingga ke mancanegara. Bedanya apa ya sama minuman kopi lain yang biasa kita nikmati sehari-hari?

Kopi Rarobang merupakan minuman kopi yang sudah dicampurkan sejumlah rempah-rempah ke dalam penyajiannya. Bahan-bahan utamanya adalah kopi berjenis Arabica, jahe, cengkeh, kayu manis, gula pasir dan tentu saja tak lupa irisan kacang kenari yang ditabur setelah kopi sudah tersaji di dalam cangkir. Kopi Rarobang pun bisa ditambah dengan susu jika tidak terlalu menyukai kopi hitam.

Sayangnya, saya dan teman-teman tak sempat mencicipi kopi ini. Andai saya bisa mampir ke salah satu kedai kopi Rarobang di kota Ambon, seperti kedai kopi Sibu-sibu, mungkin saya akan tanya resep ke si empunya, hehe.

Kopi Rarobang
(photo credit: http://jendelakuliner.com)

Saturday, October 1, 2016

8 HAL MENARIK DAN SERU YANG BISA DILAKUKAN SAAT TRAVELING KE SYDNEY





Assalamu’alaikum.

Kalau saya ditanya dimana tempat paling menyenangkan di dunia ini...? I guess I would say SYDNEY! Ya, Sydney merupakan salah satu kota terbaik di dunia dan pernah disandingkan dengan Melbourne sebagai kota paling layak huni. Nggak heran, sebagai kota terbesar di Australia, Sydney punya daya tarik wisata tersendiri bagi banyak turis mancanegara, termasuk turis asal Indonesia lho. Saya seketika merasa jadi orang yang paling beruntung karena pernah menginjakkan kaki ke sana dan tentunya pernah merasakan menjadi bagian dari Sydneysiders*.

Nah, kalau kamu berencana untuk traveling ke Sydney, jangan sampai kamu melewatkan kesempatan untuk mencoba beberapa hal menarik dan seru di kota tersebut. Kota yang punya julukan Harbour City ini menawarkan beragam tempat menyenangkan yang bisa kamu kunjungi. Berikut 8 hal menarik dan seru yang bisa kamu lakukan saat traveling ke Sydney. Semoga menjadi bekal referensi ya!

1. BERCENGKERAMA DENGAN MATAHARI DI BONDI & COOGEE BEACH

Sydney punya sejuta pantai yang indah dan fenomenal, di antaranya Pantai Bondi dan Coogee. Di sana, kamu nggak hanya bisa menikmati suasana di tepi pantai, tapi kamu juga bisa melakukan hal seru lain, seperti berjalan kaki menyusuri pesisir pantai, atau sering disebut coastal walk. Pantai Bondi dan Coogee kebetulan terhubung satu sama lain jadi kamu bisa melakukan coastal walk baik dari Bondi ke Coogee, atau pun sebaliknya. Percaya deh, kamu dijamin nggak akan nyesel karena it’s so so so worth trying. Untuk bisa finish berjalan kaki menyusuri pesisir pantai sampai ke Coogee, kamu harus menempuh waktu hingga 2 jam lho. Wah, kok lama banget?! Oh iya, soalnya jaraknya lumayan jauh, kalau nggak salah lebih dari 5 km, belum lagi kamu harus melalui beberapa anak tangga di tiap track-nya. Tapi tenang aja, perjalananmu semua sebanding dengan indahnya pemandangan hamparan laut biru dan tebing-tebing eksotis yang mengelilingi garis pantai. Apalagi selama perjalanan, kamu akan melewati tiga pantai kecil yang terhubung di antaranya, yaitu Bronte, Tamarama dan Clovelly beach. Seru 'kan?

Pantai Bondi yang fenomenal

Saya ketika menyusuri jalanan di tepi pesisir pantai menuju pantai Coogee 

Coastal walk track dengan pemandangan cantik pesisir pantai

Pemandangan tebing-tebing yang breathtaking 

Pastikan kamu cukup membawa perbekalan saat melakukan perjalanan ya! Bawalah handuk kecil, beberapa permen atau snack ringan dan air mineral secukupnya dalam botol yang bisa kamu isi ulang di sejumlah refill water tap yang disediakan di sepanjang track. Nah, supaya kamu bisa membawa semua perbekalanmu, a good backpack is must have! Seperti backpack Herschel yang terkenal nggak cuma memiliki desain yang stylish, tapi juga ringan dan multifungsi. Kamu bisa menemukan koleksi lengkapnya di sini.



2. MENIKMATI ALUNAN MUSIK KLASIK DI SYDNEY OPERA HOUSE

Siapa sih yang nggak pernah mendengar Sydney Opera House? Gedung ini telah mendunia dan menjadi ikon kota Sydney, bahkan negara Australia sekali pun. Banyak orang bilang belum sah jalan-jalan ke Australia kalau belum berfoto di depan Sydney Opera House. Yup, that’s absolutely true! Tapi masa jauh-jauh ke Sydney cuma foto di depannya aja? Nggak seru dong! Kamu harus coba masuk ke dalamnya. Salah satu yang bisa kamu lakukan adalah menikmati pertunjukkan konser musik klasik yang rutin diselenggarakan di Sydney Opera House. Sebenarnya, ada juga pertunjukkan lain yang bisa kamu tonton di gedung Sydney Opera, di antaranya seni tari, drama, opera, konser musik pop, jazz hingga folksong. Harga tiket masuknya pun bervariasi, mulai dari $35 hingga $150-an, tergantung posisi duduk di ruang teater. Kalau kamu seorang penikmat musik klasik, nggak ada salahnya kok mencoba untuk mendengarkan pertunjukkan Sydney Symphony Orchestra yang sangat apik membawakan alunan lagu-lagu gubahan Mozart hingga Beethoven. Supaya nggak kehabisan tempat, saya sarankan kamu untuk membeli tiketnya secara online terlebih dahulu, melalui website Sydney Symphony Orchestra.

Suasana di dalam gedung teater Sydney Opera House sebelum pertunjukkan dimulai

Tiket masuk konser orkestra di Sydney Opera House


3. MENCICIPI ANEKA JAJANAN DITEMANI SECANGKIR KOPI FLAT WHITE

Jika kamu seorang foodie, senang kulineran atau bahkan doyan ngopi-ngopi cantik, you would definitely love this city! Sydney memiliki banyak sekali cafe-cafe cantik yang tentunya menyuguhkan berbagai aneka jajanan yang menarik. Cobalah menyambangi daerah Newtown, Alexandria dan The Rocks, karena di daerah tersebut terdapat banyak café danrestoran yang direkomendasikan para foodie hampir di seluruh duniaStrawberry Watermelon Cake di Black Star Pastry, es krim Gelato di Cow and The Moon, Black Forest Cherries Pancake di Pancakes on The Rocks serta sepiring breakfast platter di The Grounds of Alexandria adalah beberapa pilihan terbaik yang patut kamu coba. Kalau kamu pecinta kopi, secangkir kopi flat white di Moors Espresso bar, Brewtown atau St. Ali café bisa menjadi teman melepas lelahmu setelah seharian jalan-jalan. FYI, flat white adalah minuman kopi espresso yang originally berasal dari Australia lho. Jadi jangan sampai kamu tidak mencicipinya di daerah asalnya.

Strawberry Watermelon Cake yang jadi favorit di Black Star Pastry

Es krim gelato Affogato di Cow and The Moon, Newtown

Untuk makanan lokal lain, Australia sangat terkenal dengan fish and chips-nya, yakni ikan goreng tepung yang disajikan kentang goreng dan saus Tartar. Salah satu tempat untuk menemukan the best fish and chips adalah Sydney Fish Market. Di pasar ikan ini, kamu juga bisa mencicipi berbagai jenis ikan segar baik dalam bentuk sashimi atau yang sudah dimasak dengan cara dibakar. Pokoknya yum! :)

Sajian seafood platter di Sydney Fish Market


4. MENIKMATI MALAM MINGGU DITEMANI KEMBANG API DI DARLING HARBOUR

Mau menikmati malam Minggu yang nggak biasa di Sydney? Kamu bisa datang ke Darling Harbour, sebuah pelabuhan di sisi barat pusat kota Sydney. Di Darling Harbour, sebenarnya ada banyak tempat untuk menghabiskan malam Minggu kamu, mulai dari mal, tempat rekreasi, restoran hingga bioskop IMAX yang katanya memiliki layar sinema terbesar di dunia. Tapi, nggak afdhol rasanya kalau ke Darling Harbour tanpa melihat atraksi kembang api yang menakjubkan. Di Sydney, kamu nggak perlu harus menunggu acara perayaan besar seperti Tahun Baru untuk dapat menikmati hiburan gratis seperti melihat kembang api. Kamu tentu bisa menikmatinya setiap Sabtu malam mulai dari jam setengah sembilan waktu setempat. Don’t miss out!

Semburan kembang api di Darling Harbour


5. MENIKMATI KECANTIKAN VIVID SYDNEY

Sydney merupakan kota yang memiliki banyak event dan festival menarik sepanjang tahun. Salah satu yang paling dinanti adalah Vivid Sydney! Saat festival ini berlangsung, Sydney seketika menjadi kota yang sangat cantik di malam hari. Kelap-kelip lampu berwarna-warni menghiasi hingga ke sudut-sudut kota. Beberapa pusat hiburan dan taman kota seperti Circular Quay, Darling Harbour, Hyde Park hingga Sydney Opera House disulap bermandikan cahaya. Yang menarik, kamu bisa menikmati pementasan visual sinar lampu (video-mapping) yang disorotkan ke beberapa gedung seperti Museum of Contemporary Art di Circular Quay, Sydney Town Hall, St. Andrews’s Cathedral di sisi Hyde Park, termasuk gedung Quandrangle di kampus saya, The University of Sydney. Tak ketinggalan, pesta kembang api yang dipadukan dengan vivid laser di Darling Harbour. Mau yang lebih seru? Coba deh mengambil paket vivid cruise yang akan membawamu berkeliling Port Jackson sambil menikmati kelap-kelip keindahan Sydney Opera House dari atas laut. Dijamin kamu langsung terpesona sama cantiknya atap Opera House yang disorot oleh spektrum cahaya animasi yang memukau mata. So pretty!

Keindahan Sydney Opera House saat Vivid Sydney

Pertunjukkan sinar laser di festival Vivid Sydney di gedung Museum of Contemporary Art



6. MENCOBA OLAHRAGA MENANTANG DI PORT STEPHENS

Butuh kegiatan yang memacu adrenalin? Sydney punya satu tempat buat kamu pecinta tantangan, yaitu Port Stephens. Port Stephens adalah pelabuhan alam besar yang terletak sekitar dua setengah jam ke utara Sydney. Port Stephens memiliki pasir berwarna keemasan dengan teluk yang ukurannya melebihi dua kali Sydney Harbour Bridge. Di sana kamu bisa mencoba kegiatan seru seperti sandboarding dari ketinggian 30 dan 50 meter. Berani nggak? :)

Berseluncur di hamparan pasir pantai yang ada di Port Stephens ternyata asyik! Meskipun saya sendiri belum pernah mencoba, tapi setelah mendengar dari cerita teman-teman yang pernah ke sana, sandboarding memang layak jika masuk kategori olahraga sedang. Untuk mendaki sampai ke atas saja perlu usaha sendiri. Karena pasirnya lembut, langkahnya jadi terasa berat. Tapi menurut mereka kalau sudah meluncur, semua terasa cepat dan yang pasti jadi “nagih”. Untuk bisa menikmati permainan ini, kamu harus mengikuti tur yang disediakan di sana. Nah, kalau kamu penasaran (seperti saya), mendingan coba deh.

Photo credit: cyberspaceandtime.com


7. BERBURU DISKON SAAT BOXING DAY

Kalau kamu gemar shopping dan ternyata berencana mengunjungi Sydney pada bulan Desember ini, ada kabar gembira buat kamu. Sebagai salah satu surga belanja kelas dunia, Sydney menghadirkan berbagai diskon yang gila-gilaan saat Boxing Day. Seperti halnya di Inggris, Australia juga merayakan Boxing Day lho! Boxing Day biasanya dimulai sejak tanggal 26 Desember, dan berlangsung hingga akhir tahun. Pada perayaan tersebut, semua produk retail seperti pakaian, aksesoris, kosmetik hingga elektronik menawarkan sejumlah diskon hingga 70%.  Jadi, kesempatan besar buat kamu untuk turut ber-euphoria bersama warga Sydney. Kapan lagi ‘kan kamu bisa berebut barang dan ngantri panjang bareng penduduk lokal? :p

Banyaknya orang yang hendak berbelanja di sekitar mal QVB dan Westfield 

Antrian panjang di salah satu toko perhiasan di mal QVB



8. MENIKMATI SYDNEY NYE YANG SPEKTAKULER

Pesta malam Tahun Baru (New Year’s Eve) di Sydney adalah salah satu yang terbesar dan paling sering diliput oleh jaringan televisi dan kantor berita di seluruh dunia. Tak heran jika lebih dari satu juta orang berkumpul setiap awal pergantian tahunnya di tepi Pelabuhan Sydney untuk merayakan pesta malam tahun baru. Apalagi malam Tahun Baru di Australia jatuh pada musim panas. Saya terbilang beruntung pernah menyaksikan momen paling spektakuler ini awal tahun 2015 lalu. Atraksi yang paling ditunggu tak lain dan tak bukan adalah pertunjukkan kembang api di Sydney Harbour Bridge dan Sydney Opera House. Benar-benar panggung sempurna untuk pesta akhir tahun yang tak terlupakan. Jika kamu merencanakan liburan akhir tahun ini di Sydney, maka saya sarankan untuk tidak melewatkannya. Meski saya yakin harga tiket dan tarif kamar hotel pastinya melambung tinggi ya pada saat itu. 

Sydney New Year's Eve 2015
Photo credit: Mas Tawon

Ribuan orang yang sudah memasang tenda sejak pagi hari

Karena banyak spot yang disediakan untuk menyaksikan kembang api, tentu kamu perlu memilih dan merencanakan terlebih dahulu tempat yang paling sesuai. Sebagian besar tempat tersebut merupakan public area alias gratis, tapi ada juga tempat yang disediakan untuk turis dan tamu VIP sehingga harus membayar dan memesannya lebih dulu. Pastikan juga ya untuk mempersiapkan perbekalan yang sangat cukup termasuk tenda kecil untuk menunggu waktu, karena tak jarang banyak orang yang sudah berkumpul sejak pagi hari. Cek informasi penting seputar lokasi, transportasi hingga apa saja yang boleh dan tidak boleh untuk dibawa di website resmi Sydney NYE. Nantinya akan ada petugas yang berjaga dan memeriksa setiap barang yang dibawa sebelum masuk ke tiap spot menonton kembang api. Are you ready?

My recent sketch. Sydney and its beauty will be unforgettable 

*Sydneysiders: istilah Bahasa Inggris untuk penduduk yang tinggal di Sydney

Tips Untuk Membuat Tamu Rumah Liburan Merasa Senang Di Rumah Anda

Pernahkah Anda memiliki perasaan tidak pasti bepergian ke suatu tempat untuk tinggal bersama keluarga yang tidak Anda kenal dengan baik? ...