Saturday, October 1, 2016

8 HAL MENARIK DAN SERU YANG BISA DILAKUKAN SAAT TRAVELING KE SYDNEY





Assalamu’alaikum.

Kalau saya ditanya dimana tempat paling menyenangkan di dunia ini...? I guess I would say SYDNEY! Ya, Sydney merupakan salah satu kota terbaik di dunia dan pernah disandingkan dengan Melbourne sebagai kota paling layak huni. Nggak heran, sebagai kota terbesar di Australia, Sydney punya daya tarik wisata tersendiri bagi banyak turis mancanegara, termasuk turis asal Indonesia lho. Saya seketika merasa jadi orang yang paling beruntung karena pernah menginjakkan kaki ke sana dan tentunya pernah merasakan menjadi bagian dari Sydneysiders*.

Nah, kalau kamu berencana untuk traveling ke Sydney, jangan sampai kamu melewatkan kesempatan untuk mencoba beberapa hal menarik dan seru di kota tersebut. Kota yang punya julukan Harbour City ini menawarkan beragam tempat menyenangkan yang bisa kamu kunjungi. Berikut 8 hal menarik dan seru yang bisa kamu lakukan saat traveling ke Sydney. Semoga menjadi bekal referensi ya!

1. BERCENGKERAMA DENGAN MATAHARI DI BONDI & COOGEE BEACH

Sydney punya sejuta pantai yang indah dan fenomenal, di antaranya Pantai Bondi dan Coogee. Di sana, kamu nggak hanya bisa menikmati suasana di tepi pantai, tapi kamu juga bisa melakukan hal seru lain, seperti berjalan kaki menyusuri pesisir pantai, atau sering disebut coastal walk. Pantai Bondi dan Coogee kebetulan terhubung satu sama lain jadi kamu bisa melakukan coastal walk baik dari Bondi ke Coogee, atau pun sebaliknya. Percaya deh, kamu dijamin nggak akan nyesel karena it’s so so so worth trying. Untuk bisa finish berjalan kaki menyusuri pesisir pantai sampai ke Coogee, kamu harus menempuh waktu hingga 2 jam lho. Wah, kok lama banget?! Oh iya, soalnya jaraknya lumayan jauh, kalau nggak salah lebih dari 5 km, belum lagi kamu harus melalui beberapa anak tangga di tiap track-nya. Tapi tenang aja, perjalananmu semua sebanding dengan indahnya pemandangan hamparan laut biru dan tebing-tebing eksotis yang mengelilingi garis pantai. Apalagi selama perjalanan, kamu akan melewati tiga pantai kecil yang terhubung di antaranya, yaitu Bronte, Tamarama dan Clovelly beach. Seru 'kan?

Pantai Bondi yang fenomenal

Saya ketika menyusuri jalanan di tepi pesisir pantai menuju pantai Coogee 

Coastal walk track dengan pemandangan cantik pesisir pantai

Pemandangan tebing-tebing yang breathtaking 

Pastikan kamu cukup membawa perbekalan saat melakukan perjalanan ya! Bawalah handuk kecil, beberapa permen atau snack ringan dan air mineral secukupnya dalam botol yang bisa kamu isi ulang di sejumlah refill water tap yang disediakan di sepanjang track. Nah, supaya kamu bisa membawa semua perbekalanmu, a good backpack is must have! Seperti backpack Herschel yang terkenal nggak cuma memiliki desain yang stylish, tapi juga ringan dan multifungsi. Kamu bisa menemukan koleksi lengkapnya di sini.



2. MENIKMATI ALUNAN MUSIK KLASIK DI SYDNEY OPERA HOUSE

Siapa sih yang nggak pernah mendengar Sydney Opera House? Gedung ini telah mendunia dan menjadi ikon kota Sydney, bahkan negara Australia sekali pun. Banyak orang bilang belum sah jalan-jalan ke Australia kalau belum berfoto di depan Sydney Opera House. Yup, that’s absolutely true! Tapi masa jauh-jauh ke Sydney cuma foto di depannya aja? Nggak seru dong! Kamu harus coba masuk ke dalamnya. Salah satu yang bisa kamu lakukan adalah menikmati pertunjukkan konser musik klasik yang rutin diselenggarakan di Sydney Opera House. Sebenarnya, ada juga pertunjukkan lain yang bisa kamu tonton di gedung Sydney Opera, di antaranya seni tari, drama, opera, konser musik pop, jazz hingga folksong. Harga tiket masuknya pun bervariasi, mulai dari $35 hingga $150-an, tergantung posisi duduk di ruang teater. Kalau kamu seorang penikmat musik klasik, nggak ada salahnya kok mencoba untuk mendengarkan pertunjukkan Sydney Symphony Orchestra yang sangat apik membawakan alunan lagu-lagu gubahan Mozart hingga Beethoven. Supaya nggak kehabisan tempat, saya sarankan kamu untuk membeli tiketnya secara online terlebih dahulu, melalui website Sydney Symphony Orchestra.

Suasana di dalam gedung teater Sydney Opera House sebelum pertunjukkan dimulai

Tiket masuk konser orkestra di Sydney Opera House


3. MENCICIPI ANEKA JAJANAN DITEMANI SECANGKIR KOPI FLAT WHITE

Jika kamu seorang foodie, senang kulineran atau bahkan doyan ngopi-ngopi cantik, you would definitely love this city! Sydney memiliki banyak sekali cafe-cafe cantik yang tentunya menyuguhkan berbagai aneka jajanan yang menarik. Cobalah menyambangi daerah Newtown, Alexandria dan The Rocks, karena di daerah tersebut terdapat banyak café danrestoran yang direkomendasikan para foodie hampir di seluruh duniaStrawberry Watermelon Cake di Black Star Pastry, es krim Gelato di Cow and The Moon, Black Forest Cherries Pancake di Pancakes on The Rocks serta sepiring breakfast platter di The Grounds of Alexandria adalah beberapa pilihan terbaik yang patut kamu coba. Kalau kamu pecinta kopi, secangkir kopi flat white di Moors Espresso bar, Brewtown atau St. Ali café bisa menjadi teman melepas lelahmu setelah seharian jalan-jalan. FYI, flat white adalah minuman kopi espresso yang originally berasal dari Australia lho. Jadi jangan sampai kamu tidak mencicipinya di daerah asalnya.

Strawberry Watermelon Cake yang jadi favorit di Black Star Pastry

Es krim gelato Affogato di Cow and The Moon, Newtown

Untuk makanan lokal lain, Australia sangat terkenal dengan fish and chips-nya, yakni ikan goreng tepung yang disajikan kentang goreng dan saus Tartar. Salah satu tempat untuk menemukan the best fish and chips adalah Sydney Fish Market. Di pasar ikan ini, kamu juga bisa mencicipi berbagai jenis ikan segar baik dalam bentuk sashimi atau yang sudah dimasak dengan cara dibakar. Pokoknya yum! :)

Sajian seafood platter di Sydney Fish Market


4. MENIKMATI MALAM MINGGU DITEMANI KEMBANG API DI DARLING HARBOUR

Mau menikmati malam Minggu yang nggak biasa di Sydney? Kamu bisa datang ke Darling Harbour, sebuah pelabuhan di sisi barat pusat kota Sydney. Di Darling Harbour, sebenarnya ada banyak tempat untuk menghabiskan malam Minggu kamu, mulai dari mal, tempat rekreasi, restoran hingga bioskop IMAX yang katanya memiliki layar sinema terbesar di dunia. Tapi, nggak afdhol rasanya kalau ke Darling Harbour tanpa melihat atraksi kembang api yang menakjubkan. Di Sydney, kamu nggak perlu harus menunggu acara perayaan besar seperti Tahun Baru untuk dapat menikmati hiburan gratis seperti melihat kembang api. Kamu tentu bisa menikmatinya setiap Sabtu malam mulai dari jam setengah sembilan waktu setempat. Don’t miss out!

Semburan kembang api di Darling Harbour


5. MENIKMATI KECANTIKAN VIVID SYDNEY

Sydney merupakan kota yang memiliki banyak event dan festival menarik sepanjang tahun. Salah satu yang paling dinanti adalah Vivid Sydney! Saat festival ini berlangsung, Sydney seketika menjadi kota yang sangat cantik di malam hari. Kelap-kelip lampu berwarna-warni menghiasi hingga ke sudut-sudut kota. Beberapa pusat hiburan dan taman kota seperti Circular Quay, Darling Harbour, Hyde Park hingga Sydney Opera House disulap bermandikan cahaya. Yang menarik, kamu bisa menikmati pementasan visual sinar lampu (video-mapping) yang disorotkan ke beberapa gedung seperti Museum of Contemporary Art di Circular Quay, Sydney Town Hall, St. Andrews’s Cathedral di sisi Hyde Park, termasuk gedung Quandrangle di kampus saya, The University of Sydney. Tak ketinggalan, pesta kembang api yang dipadukan dengan vivid laser di Darling Harbour. Mau yang lebih seru? Coba deh mengambil paket vivid cruise yang akan membawamu berkeliling Port Jackson sambil menikmati kelap-kelip keindahan Sydney Opera House dari atas laut. Dijamin kamu langsung terpesona sama cantiknya atap Opera House yang disorot oleh spektrum cahaya animasi yang memukau mata. So pretty!

Keindahan Sydney Opera House saat Vivid Sydney

Pertunjukkan sinar laser di festival Vivid Sydney di gedung Museum of Contemporary Art



6. MENCOBA OLAHRAGA MENANTANG DI PORT STEPHENS

Butuh kegiatan yang memacu adrenalin? Sydney punya satu tempat buat kamu pecinta tantangan, yaitu Port Stephens. Port Stephens adalah pelabuhan alam besar yang terletak sekitar dua setengah jam ke utara Sydney. Port Stephens memiliki pasir berwarna keemasan dengan teluk yang ukurannya melebihi dua kali Sydney Harbour Bridge. Di sana kamu bisa mencoba kegiatan seru seperti sandboarding dari ketinggian 30 dan 50 meter. Berani nggak? :)

Berseluncur di hamparan pasir pantai yang ada di Port Stephens ternyata asyik! Meskipun saya sendiri belum pernah mencoba, tapi setelah mendengar dari cerita teman-teman yang pernah ke sana, sandboarding memang layak jika masuk kategori olahraga sedang. Untuk mendaki sampai ke atas saja perlu usaha sendiri. Karena pasirnya lembut, langkahnya jadi terasa berat. Tapi menurut mereka kalau sudah meluncur, semua terasa cepat dan yang pasti jadi “nagih”. Untuk bisa menikmati permainan ini, kamu harus mengikuti tur yang disediakan di sana. Nah, kalau kamu penasaran (seperti saya), mendingan coba deh.

Photo credit: cyberspaceandtime.com


7. BERBURU DISKON SAAT BOXING DAY

Kalau kamu gemar shopping dan ternyata berencana mengunjungi Sydney pada bulan Desember ini, ada kabar gembira buat kamu. Sebagai salah satu surga belanja kelas dunia, Sydney menghadirkan berbagai diskon yang gila-gilaan saat Boxing Day. Seperti halnya di Inggris, Australia juga merayakan Boxing Day lho! Boxing Day biasanya dimulai sejak tanggal 26 Desember, dan berlangsung hingga akhir tahun. Pada perayaan tersebut, semua produk retail seperti pakaian, aksesoris, kosmetik hingga elektronik menawarkan sejumlah diskon hingga 70%.  Jadi, kesempatan besar buat kamu untuk turut ber-euphoria bersama warga Sydney. Kapan lagi ‘kan kamu bisa berebut barang dan ngantri panjang bareng penduduk lokal? :p

Banyaknya orang yang hendak berbelanja di sekitar mal QVB dan Westfield 

Antrian panjang di salah satu toko perhiasan di mal QVB



8. MENIKMATI SYDNEY NYE YANG SPEKTAKULER

Pesta malam Tahun Baru (New Year’s Eve) di Sydney adalah salah satu yang terbesar dan paling sering diliput oleh jaringan televisi dan kantor berita di seluruh dunia. Tak heran jika lebih dari satu juta orang berkumpul setiap awal pergantian tahunnya di tepi Pelabuhan Sydney untuk merayakan pesta malam tahun baru. Apalagi malam Tahun Baru di Australia jatuh pada musim panas. Saya terbilang beruntung pernah menyaksikan momen paling spektakuler ini awal tahun 2015 lalu. Atraksi yang paling ditunggu tak lain dan tak bukan adalah pertunjukkan kembang api di Sydney Harbour Bridge dan Sydney Opera House. Benar-benar panggung sempurna untuk pesta akhir tahun yang tak terlupakan. Jika kamu merencanakan liburan akhir tahun ini di Sydney, maka saya sarankan untuk tidak melewatkannya. Meski saya yakin harga tiket dan tarif kamar hotel pastinya melambung tinggi ya pada saat itu. 

Sydney New Year's Eve 2015
Photo credit: Mas Tawon

Ribuan orang yang sudah memasang tenda sejak pagi hari

Karena banyak spot yang disediakan untuk menyaksikan kembang api, tentu kamu perlu memilih dan merencanakan terlebih dahulu tempat yang paling sesuai. Sebagian besar tempat tersebut merupakan public area alias gratis, tapi ada juga tempat yang disediakan untuk turis dan tamu VIP sehingga harus membayar dan memesannya lebih dulu. Pastikan juga ya untuk mempersiapkan perbekalan yang sangat cukup termasuk tenda kecil untuk menunggu waktu, karena tak jarang banyak orang yang sudah berkumpul sejak pagi hari. Cek informasi penting seputar lokasi, transportasi hingga apa saja yang boleh dan tidak boleh untuk dibawa di website resmi Sydney NYE. Nantinya akan ada petugas yang berjaga dan memeriksa setiap barang yang dibawa sebelum masuk ke tiap spot menonton kembang api. Are you ready?

My recent sketch. Sydney and its beauty will be unforgettable 

*Sydneysiders: istilah Bahasa Inggris untuk penduduk yang tinggal di Sydney

Sunday, September 25, 2016

TIPS MOVE ON SAAT GAGAL DALAM SELEKSI BEASISWA





Assalamu'alaikum.

Apakah kamu baru saja gagal dalam sebuah seleksi beasiswa studi luar negeri? Apakah seketika kamu merasa dirimu adalah orang yang paling tidak beruntung di dunia?

Saya yakin semua orang terlahir untuk merasakan yang namanya kegagalan, penolakan bahkan ketertinggalan dalam hidupnya. Sedih, kecewa? Wajar saja. Itu manusiawi kok. Nggak ada keberhasilan di dunia ini yang diraih dengan mulus, semulus rel kereta api. Pengusaha sekelas Steve Jobs saja pasti sering mengalami kegagalan dan harus melewati jalan berliku sebelum akhirnya berhasil. 

Banyak yang menyebutkan bahwa gagal atau fail (kosakatanya dalam bahasa Inggris) berarti First Attempt in Learning. Artinya, kegagalan hanyalah awal mula usaha kita dalam belajar. Jadi kegagalan adalah sebuah pembelajaran yang pastinya kita harapkan tidak akan terulang lagi berikutnya. 

Nah, sekarang konteksnya kamu sudah gagal dalam meraih beasiswa studi yang sudah sekian lama kamu impikan. Lalu, bagaimana kamu harus menghadapinya? Hey, move on! Kamu nggak sendiri untuk menjadi yang gagal, dan (remember this!) kamu nggak sendiri untuk menjadi yang mampu bangkit. Berikut tips dari saya supaya kamu bisa move on saat gagal seleksi beasiswa. :)


BERSEDIHLAH, LALU BERDAMAI DENGAN HATI

Seperti yang saya bilang sebelumnya, sedih setelah gagal itu wajar banget kok. Sedih itu kan juga bagian dari emosi manusia. Nah, setiap emosi ya bagusnya dikeluarkan, jangan justru dipendam. Saat kamu sedih dan seketika meneteskan air mata, kamu otomatis mengeluarkan hormon stres dari tubuhmu dan tentunya kamu akan merasa lebih baik dan lebih rileks. Kesedihan terkadang kamu butuhkan untuk bangkit lagi. Tapi, jangan lama-lama juga nangis dan galaunya ya. Kan nggak asyik juga kalau sampai matamu terus-terusan sembap. :) Jika emosimu sudah kamu keluarkan, maka kamu perlu mencoba berdamai dengan hatimu. Sematkan dalam pikiranmu bahwa kegagalan ini hanyalah permulaan. Gagal bukan berarti kamu bodoh or dumb. No, not at all. Banyak orang tua berpesan "Kegagalan adalah kesuksesan yang tertunda". Yes, itu cuma perkara belum waktunya saja. Jadi, berdamailah dengan hati, jangan pernah menyalahkan diri karena kamu menjadi orang yang paling tidak beruntung di dunia. Please, don't! Yakinkan saja diri kamu bahwa mungkin Tuhan belum meridhoi saat ini tapi berikutnya pada saat yang tepat, kamu insyaa Allah pasti akan dapat!



BERHENTI MEMBANDINGKAN DIRIMU DENGAN ORANG LAIN

Kamu mungkin bukanlah yang sendiri menjadi pejuang. Bisa jadi ada beribu pelamar beasiswa lain yang berkompetisi seperti dirimu. Mungkin banyak juga teman-temanmu yang ikut mencoba, namun mereka justru lebih beruntung dibandingkan dirimu. Eits, jangan pernah membandingkan hasil yang mereka dan kamu peroleh ya. Kamu nggak pernah tahu kan apa yang telah mereka lewati untuk meraih kesuksesan tersebut? Bandingkan seberapa besar kerja keras kamu dengan mereka, apakah kamu juga sudah berusaha sekeras mereka? Anggap saja itu adalah rejeki mereka yang mungkin juga sempat tertunda, yang akhirnya tiba pada waktunya. Cobalah untuk bahagia bersama mereka dan ucapkan kata-kata selamat karena mereka sudah berhasil melalui perjuangan. Dengan begitu, kamu akan lebih bisa ikhlas dan siap untuk bangkit. 

Photo credit: http://techttalks.com/

MULAI INTROSPEKSI DIRI DAN KENALI POTENSI

Setelah hatimu sudah siap untuk bangkit, mulailah untuk introspeksi diri dan mengenali potensi yang membuatmu gagal. Coba tanyakan ke dalam dirimu "Kalau mereka bisa, kenapa saya nggak ya? Kenapa ya?". Saya yakin kamu pasti akan bertanya-tanya seraya bingung sendiri: saat seleksi berkas, kamu masukkan seluruh dokumen yang diperlukan, sampai-sampai kamu sertakan pula piagam kejuaran olahraga yang kamu peroleh saat masih di bangku SMA; saat wawancara pun, kamu sudah menjawab seluruh pertanyaan yang diajukan oleh para pewawancara tanpa terbata-bata, sampai-sampai kamu ikutan asyik mengobrol dengan mereka. Lantas, kenapa saya bisa nggak lolos? 

Proses seleksi beasiswa itu memang hampir mirip dengan proses lamaran kerja, unpredictable :) Yang awalnya kamu yakin banget saat menjalani prosesnya, eh ternyata justru kamu yang malah gagal. Coba tengok lagi, kamu sudah kenal potensimu dengan baik atau belum? Apakah potensimu itu yang memang mereka cari? Pihak donor tentunya punya kriteria khusus bagi tiap kandidat penerima beasiswa. Mungkin saja mereka melihat dari kesiapan kamu untuk melanjutkan kuliah di negara mereka. Apakah kamu sudah yakin kamu sudah cukup menjelaskan kepada mereka kalau kamu sudah siap? Bagaimana dengan bahasa? Nilai TOEFL/IELTS-mu boleh jadi tinggi, tapi saat wawancara, tiba-tiba mulutmu seperti terkunci. Jadi, mungkin saja mereka juga melihat hal lain yang lebih mendetail, misalnya saja kemampuan interpersonal.

(Baca juga How to Win ADS/AAS Scholarship)

Kemampuan interpersonal kamu juga harus unggul, dimana contohnya kamu bisa menyampaikan goals kamu tanpa terkesan ke-PD-an atau kamu bisa berinteraksi dengan pewawancara menggunakan bahasa Inggris yang lebih mumpuni. Nah, kalau sudah mengenali potensimu tadi, saya yakin kamu langsung mulai belajar memperbaiki kekurangan-kekurangan yang mungkin ada. Entah itu di masalah bahasa atau interpersonalmu sekalipun. Ayo ayo ambil cermin, he he :)




BANGKIT DAN COBA KEMBALI!

Saya kenal beberapa teman yang sudah sampai pada titik ini, dan percaya atau nggak, mereka tetap gagal. Well, kamu memang nggak akan pernah tahu usaha yang keberapa yang akan berhasil, tapi setidaknya kamu patut berbangga atas semua usahamu itu. Saya ingin sedikit menyelipkan cerita keberhasilan teman saya yang pada akhirnya berhasil menggapai mimpinya kuliah di Australia tahun lalu setelah dua kali gagal mencoba. Kak Mawar, panggil saja demikian, sudah tiga tahun ini berjibaku dengan buku-buku IELTS. Dia bahkan saya dengar sering meluangkan waktu membaca buku-buku fiksi dan non-fiksi berbahasa Inggris di sela-sela waktu sibuknya. Tekadnya cuma satu, lolos beasiswa Australia Awards Scholarship untuk yang ketiga kalinya mencoba. Usaha pertamanya dia lakukan saat belum berada satu gedung kantor yang sama dengan saya. Gagal, lantas dia pun mencoba di tahun berikutnya, namun kemudian kembali gagal. Hingga akhirnya kesuksesan saya meraih beasiswa serupa pada tahun 2013 lalu yang mengembalikan semangat Kak Mawar untuk mencoba yang ketiga kalinya. Alhamdulillah, pada tahun 2014 dia pun dinyatakan lolos dan sejak 2015 sudah berada di Australia untuk melanjutkan studi Master of Public Health selama, insyaa Allah, dua tahun.

Pasti bahagia banget ya jika apa yang sudah kita usahakan sekian lama, pada akhirnya membuahkan hasil. Saya yakin kamu juga termasuk pribadi yang sama seperti tokoh yang baru saya ceritakan tadi - tidak menyerah begitu saja pada kegagalan. Dan saya yakin nggak akan pernah ada kesia-siaan buat siapa pun yang mau berusaha mewujudkan mimpi dan keinginan. Toh, akhirnya teman saya lolos juga kan?! Jadi, jika kamu sekarang gagal, don't worry be happy. Cobalah untuk melihat peluang! Kesempatan yang sama kadang nggak datang dua kali, tapi apa salahnya mencoba peluang dari kesempatan yang lain. Jika kamu merasa tidak ada masalah untuk mengubah lokasi tujuan studimu, kamu bisa mencoba beasiswa dari universitas atau negara yang berbeda. Mungkin saja, ada rejekimu terselip di situ. Kalau nggak dicoba, mana kita tahu? Selagi masih ada peluang dan kamu yakin potensimu bisa mengantarmu meraihnya, kenapa nggak dicoba? Jadi, tetap semangat ya! :)

Photo credit: http://blog.movingworlds.org/

Wednesday, September 7, 2016

THE SUNSHINE BLOGGER AWARD CHALLENGE!


Assalamu'alaikum.

Buat kamu para blogger atau yang suka nulis blog, pernah dapat The Sunshine Blogger Award? Ceritanya saya habis dapat kiriman challenge dari seorang adik beda bapak-ibu saya, dek Primadita, blogger keren yang baru saja menyelesaikan pendidikan S2-nya di UGM. Awalnya bingung dan nggak ngeh, "Eh, ini challenge apa ya? He he he." Lho, ternyata semacam posting berantai dan setelah googling, udah banyak blogger yang ikutan mendapatkan award ini. Jadi, ya... anggap saja sekarang giliran saya yang mendapat hadiah 'jebakan' dari teman blogger saya itu (makasih ya Prima! *kecup)

So, here we are. I received a full package of questions, which mostly talking about.... me! What?! He he.. Sebenarnya agak ragu-ragu mikir juga ini mau jawabnya. Berasa dapat soal ujian, ujian kepribadian, he he he. Well, these are my (honest) answers :)


1.  Apa media sosial yang masih kamu pertahankan, dan kamu rasa you can’t live without?
INSTAGRAM! Mihihi. Menurut saya, medsos ini yang (setidaknya) paling honest dan paling berguna untuk sekarang ini. Kenapa? Karena Instagram sekarang udah jadi media advertising, selain sebagai media sosial. Jujur, saya seringkali kehabisan kuota internet karena medsos yang satu ini nih. Kebayang 'kan ademnya mata pas ngeliat foto-foto yang Instagram-able plus video yang lucu-lucu. Yang pasti bikin kuota cepat seret, he he he. Saya juga sering banget kepoin produk-produk tertentu, seperti produk kecantikan bahkan resep masakan dan tempat-tempat wisata kuliner yang asyik-asyik sambil melihat-lihat review dari penulisnya. Ada juga beberapa beauty dan travel blogger bahkan artis yang akunnya saya pantau terus lho. Hmm, kepoin gebetan juga pernah sih dulu, tapi setelah gebetan udah married, ya nggak lagi :D

2. Apa buku favoritmu sepanjang masa (bukan Al-Qur’an/Alkitab ya pastinya, itu sih engga usah disebut, hehe)? 
Aduh, kalau ditanya soal buku, I almost give up. Beberapa tahun terakhir, saya memang jarang banget beli buku. Terakhir kali yang dibaca buku pelajaran kuliah dan buku pinjaman berjudul "Sabtu bersama Bapak" ha ha ha. Malu banget deh untuk mengakui kalau saya jarang baca buku. Saya cenderung lebih senang membaca e-book atau browsing internet, ketimbang beli buku, meskipun kalau udah kelamaan mata jadi sepet. Tapi kalau ditanya buku favorit sepanjang masa, sementara ini yang jadi favorit adalah buku Bilik-bilik Cinta Muhammad.

Buku ini membuat saya jadi tahu lebih jauh tentang keseharian Rasulullah dan bagaimana perlakuan Beliau terhadap istri-istri Beliau. Buku ini menginspirasi siapapun yang membaca untuk mewujudkan "rumahku surgaku", dimana rumah tangga tidak hanya diisi dengan mewahnya harta, melainkan dikelilingi oleh kemuliaan akhlak dan keagungan cinta. Hmm.. setelah baca, saya jadi merindukan sosok suami atau pasangan yang bisa meneladani Rasulullah. Allahumma aamiin :)

3.  Apa momen paling membahagiakan dalam hidupmu hingga saat ini?
Hingga detik ini, saya nggak akan pernah berhenti bersyukur ke Tuhan karena telah berhasil menyelesaikan studi S2 di Australia. Apalagi bisa memboyong kedua orang tua ke sana untuk menghadiri acara completion ceremony. Kayaknya kalau diingat-ingat lagi, saya bisa seketika mbrebes mili, aahh. Pastinya senang sekaligus terharu bisa membahagiakan mereka. Apalagi momen itu ternyata bagaikan mimpi buat mereka. Meskipun sebenarnya saya berharap momen pernikahan akan jadi yang paling membahagiakan hidup. Tapi yo piye, wong saat ini belum ketemu sama sang abang/mas/uda/aa pujaan hati. Mudah-mudahan sebentar lagi ya. Aamiin.. *senyumtipis

4.  Apa film paling jelek yang pernah kamu tonton setahun terakhir?
Duh, pertanyaan ini sebenarnya bisa langsung kejawab, tapi sayangnya si Neng Prima malah kasih clue setahun terakhir. Alright, kalau film paling jelek yang pernah saya tonton akhir-akhir ini adalah Annabelle, he he. Saya kebetulan menontonnya di TV kabel. Filmnya pun sebenarnya nggak make sense banget. Lho kok iya ada boneka bisa gerak-gerak sendiri apalagi sampai bunuh orang sebagai tumbalnya. Tapi ajaibnya saya tonton filmnya sampai selesai. Meski diakhiri dengan penyesalan teramat sangat karena terlanjur kepo sama filmnya. Eh ya bener jelek ceritanya. Saya lebih baik nonton film-film yang seru, sedikit pake mikir atau yang sedikit dibumbui candaan.

5.  Kalau kamu boleh mengulang masa kuliah, adakah hal yang ingin kamu ubah?
Jawabannya banyak! Satu hal yang pasti adalah mengubah tempat tinggal menjadi lebih dekat dengan rumah Tuhan. Yup, selama melanjutkan kuliah di Australia, saya memang tinggal dekat dengan kampus, tapi sayangnya apartemen saya lumayan jauh dari masjid. Kalau pun ada mushola di kampus, hanya dibuka pas kuliah aja. Pemukiman apartemen saya bukan termasuk yang Muslim friendly. Saat bulan Ramadan saja, saya harus berpergian cukup jauh menaiki kereta menuju Lakemba, pemukiman Muslim di Sydney, untuk sekedar bisa beribadah sholat Tarawih. Itu pun saya cuma bisa lakukan saat akhir pekan, selebihnya ya sholat Tarawih di kamar atau di mushola kampus jika hari itu sedang kuliah sampai malam. Rasanya, pernah kuliah dan tinggal di negara minoritas Muslim membuat saya jadi banyak berkaca setelah kembali. "Dulu mau sholat aja sulitnya minta ampun, sekarang saat sudah kembali ke tanah air dan semuanya mudah, kamu justru malah senang menunda-nunda", pikirku. Astaghfirullah. Semoga diri ini selalu menjadi orang yang lebih baik :)

6.  Siapa blogger favoritmu?
Mas Arif Rahman!! Dia tuh blogger favorit saya banget. Kayaknya kalau baca tulisan-tulisan di blognya https://backpackstory.me/, saya jadi seketika tertarik buat cari tiket, beresin pakaian terus cus berangkat. Blognya informatif banget dan lengkap dengan segala hal tentang travelling. Tips yang sering dia kasih juga seringkali memudahkan para traveller, khususnya buat para backpacker, untuk menyiapkan perjalanan travelling mengelilingi Indonesia bahkan dunia (terima kasih ya Mas Arif buat tips pergi ke Jepangnya). Sesuai deh sama judul blognya. Yang mau tau lebih jauh soal sosok Mas Arif, sok atuh dikepoin blognya.

7.  Apa arti menulis/blogging buatmu?
Buat saya, menulis itu sama halnya seperti memasak. Dua-duanya hal yang paling saya suka. Seringkali, kalau saya nggak menemukan teman yang sedang selo untuk mendengarkan celotehan saya, saya pasti akan pindah ke lapak lain, yaitu menulis di blog. Entah itu tulisan resep, tips sampai cuma sekedar curhatan berkedok 'tulisan pengembangan diri', he he he. Blog itu udah semacam papan tulis yang bisa bebas saya tulisi dengan informasi apa aja yang bisa pembaca tahu dan pahami. Keseharian saya di kantor juga sebenarnya nggak jauh-jauh dari menulis. Menulis blog juga jadi wadah pertemanan saya di dunia maya. Secara langsung, dengan menulis saya jadi banyak kenal orang dan punya teman baru. Saya bahkan nggak nyangka dengan cuma menulis sebuah artikel tentang tips memenangkan beasiswa, saya langsung dihubungi banyak pemburu beasiswa yang kondisinya hampir sama dengan saya dulu. Menulis itu menyenangkan ya ternyata!

8. Kalau suatu hari memoir hidupmu dibuat film, siapa yang kamu pilih untuk memerankan dirimu?
Hmm siapa ya? Yang pasti dia harus artis berjilbab. Mungkin Natasha Rizki ya... hihi. Saya suka soalnya dia cantik sih, dan sekarang makin santun sejak berjilbab. Kayaknya cocok aja dia yang imut bisa memerankan saya yang juga... imut, he he. 

9.  Apa lagunya Adele yang menurutmu paling galau dan bisa bikin depresi? 
Semua lagu Adele emang bikin galau, ya nggak?! He he he, tapi sepanjang hidup saya dengerin lagu-lagunya Adele, cuma lagu "Chasing Pavements" yang pernah hampir bikin saya depresi (Hmm, sebenarnya nggak selebay itu juga sih :p). Dari judul dan liriknya aja udah mengisahkan tentang seseorang yang galau apakah harus lanjut atau tidak... Yang pasti lagu ini pernah jadi backsound kisah saya sama ex yang menurut saya paling dramatis dan menyakitkan beberapa tahun silam. Hmm.. tapi ya, itu sekarang sudah jadi masa lalu dan saya sudah bahagia dengan kehidupan saya, begitu pula dengannya. Saya cuma berdo'a semoga di album berikutnya Adele bikin lagu yang lebih menyemangati, misalnya "Chasing a Dream"? :D

10. Seandainya kamu menjadi atlet, apa olahraga yang akan kamu pilih?
Menurut saya atlet memanah itu sexy! Mungkin ada yang bilang, memanah itu bukan sebuah jenis olahraga, tapi saya yakin orang yang memanah itu pasti akan keringetan kok... mungkin karena tegang supaya bisa nembak tepat mengenai sasaran :) Saya sebenarnya pengen banget belajar memanah, seperti yang pernah diriwayatkan oleh Rasulullah SAW bahwa menembak (baca: memanah) adalah latihan permainan yang paling bagus. Menurut saya, skill memanah itu bukan sekedar memerlukan kekuatan untuk memegang busur, tetapi juga membutuhkan ketepatan dan ketelitian dalam menembakkan panahnya. Apalagi memanah itu secara tidak langsung melatih kita agar menjadi pribadi yang lebih tenang dan mudah mengendalikan emosi. Jadi, ada yang mau ajarin saya memanah? :)

11. Bagaimana pendapatmu tentang ‘perempuan harus bisa masak’? 
Kalau yang berbeda pendapat dengan saya, mohon jangan protes dulu ya! Sejujurnya saya adalah orang yang lebih cenderung mengiyakan pernyataan di atas, bahwa 'perempuan harus bisa masak'. Kenapa? Oke, sekarang jaman memang sudah modern. Perempuan akan disuguhi dengan berbagai kemudahan dan kepraktisan, apalagi dalam hal urusan perut. Rumah makan enak nan murah tentunya sudah jadi bisnis yang makin menjamur dan bagi kita yang mendewakan alasan kepraktisan tadi tentunya akan sangat bahagia. Tapi coba deh kita pikirkan, apa kita juga bisa menjamin makanan di luar sana itu juga sehat? 

Perempuan memang nggak harus bisa merajai dapur layaknya koki, tapi paling nggak perempuan perlu bisa menyiapkan makanan-makanan yang sederhana minimal untuk keluarga di rumah. Buat saya, memasak itu nggak gifted kok. Orang yang nggak pernah pegang wajan dan mengenal bumbu dapur sekali pun pada akhirnya akan bisa membuat orak-arik telor dan nasi goreng. Percaya deh. Memasak itu cuma soal latihan. Makanya saya bersyukur sedari kecil saya selalu diminta mama untuk bantu memasak, mulai dari cuma mengupas dan mengulek bawang. Saya membayangkan bahagianya saya ketika bisa menyiapkan bekal untuk anak saya kelak saat mereka pergi ke sekolah dan akan lebih membahagiakan saat mereka berkata 'Ibu, aku rindu masakan Ibu'. So sweet.. :)

Akhirnya finished! Nah, sekarang giliran saya yang akan memberikan pertanyaan. Siap-siap ya guys! ;)

Pertanyaannya sebagai berikut:

1. Apakah pekerjaan impianmu? 
2. Jika kamu dilahirkan sebagai seseorang yang superpower, lantas kekuatan apa yang ingin kamu miliki? 
3. Siapakah inspirasi terbesar dalam hidupmu hingga saat ini?
4. Makanan 'berdosa' apa yang nggak bisa kamu tahan untuk bisa sering-sering kamu makan?
5. Jika kamu dituntut harus mengganti judul blogmu, kamu akan menggantinya dengan judul apa?
6. Jelaskan satu hal yang menarik tentang dirimu!
7. Apa destinasi wisata yang ingin sekali kamu wujudkan di akhir tahun ini?
8. Apa film paling menyedihkan yang pernah kamu tonton seumur hidup?
9. Apa postingan blog yang pernah kamu tulis dan jadi favoritmu?
10. Keju dan cokelat, mana yang lebih kamu pilih?
11. Jika kamu diberikan kesempatan untuk hidup satu kali lagi, hal apa yang ingin kamu perbaiki di kehidupanmu selanjutnya?

Silahkan bagi para blogger yang saya sebutkan di bawah ini untuk menjawab sebelas pertanyaan di atas. 

Selamat!! He he.. Jangan lupa untuk men-tag saya dalam postinganmu ya. Selamat menulis dan have fun! :)

Tips Untuk Membuat Tamu Rumah Liburan Merasa Senang Di Rumah Anda

Pernahkah Anda memiliki perasaan tidak pasti bepergian ke suatu tempat untuk tinggal bersama keluarga yang tidak Anda kenal dengan baik? ...