Tuesday, July 14, 2015

LEBARAN SEBENTAR LAGI



...
Lebaran sebentar lagi
Tak ada miskin tak ada kaya
Semua sama di depan Tuhan
Yang berbeda cuma amalnya
Semua ingin Lailatul Qadar
Semoga kita mendapatkannya



Assalamu'alaikum.

Ada yang masih ingat lirik lagu di atas nggak? Pasti di antara teman-teman ada yang masih ingat tembang Islami yang pernah dibawakan oleh Bimbo dan dipopulerkan oleh Gigi! Yup, sekarang lagu tersebut dinyanyikan kembali oleh Afgan, Andien dan Nidji. Oke, kalau sudah ingat dengan lagu dan syairnya, tahu nggak kamu makna yang tersimpan dalam lagu tersebut?

Hmm.. Sebenarnya saya sedang tidak ingin membahas lagu, tapi beberapa kalimat yang ada pada lagu Lebaran Sebentar Lagi tadi ternyata memiliki makna yang dalam lho. Contohnya penggalan syair yang saya kutip di atas. Coba deh teman-teman perhatikan, di situ disebutkan bahwa ketika hari lebaran tiba, tidak akan ada perbedaan antara si miskin dan si kaya. Semua manusia akan sama di hadapan Tuhan YME, Allah SWT. Dalam lirik tersebut bahkan disebutkan bahwa manusia hanya akan dibedakan berdasarkan amalan-amalannya saja. Hal yang menarik lainnya adalah bagaimana manusia ingin mendapatkan Lailatul Qadar. Namun, sekarang pertanyaannya, apakah kita termasuk di antara mereka yang menginginkan malam yang agung tersebut? Apakah kita juga salah satu dari mereka yang akan memperoleh tanda-tandanya?


KELEBIHAN MALAM LAILATUL QADAR
Aduh, hari kok cepat sekali ya berlalu. Tiba-tiba kita sudah memasuki hari-hari terakhir Ramadan. Kita mungkin sudah terlalu sibuk mempersiapkan kebutuhan Hari Raya, mulai dari kebutuhan pangan hingga kebutuhan sandang. Kita juga mungkin sudah terlalu khawatir memikirkan rute mana yang paling mudah dan aman untuk dilewati saat mudik nanti. Tapi, adakah dari kalian yang justru mulai merasa sedih karena sebentar lagi akan ditinggalkan bulan Ramadan?

Sahabat muslim, kita patut bersedih hati dengan semakin dekatnya kita dengan hari berakhirnya Ramadan, namun kita juga justru harus makin semangat beribadah. Pasalnya, 10 malam terakhir Ramadan merupakan di antara malam-malam yang penuh dengan keberkahan dan rahmat. Keistimewaan ini pun tertuang di dalam Al-Qur'an yaitu surat Al-Qadr. Malam Lailatul Qadar  juga sering dikenal dengan sebutan malam seribu bulan seperti yang pernah diriwayatkan oleh Rasulullah SAW.

"Ramadan telah datang kepada kalian, bulan penuh berkah. Allah telah mewajibkan kalian puasa. Pintu-pintu langit akan dibuka, pintu-pintu neraka akan dikunci, dan setan-setan akan dibelenggu oleh Allah. Di dalamnya ada sebuah malam yang lebih baik daripada seribu bulan. Barangsiapa yang telah diharamkan (untuk meraih malam tersebut) berarti dia telah diharamkan (dari semua kebaikan)" (HR. An-Nasa'i)

Oleh sebab itu, malam-malam ini merupakan malam-malam yang sangat ditunggu oleh seluruh kaum Mukmin. Coba deh sahabat muslim bayangkan jika kita mendapatkan berkah Lailatul Qadar, berarti sama dengan memperoleh berkah seribu bulan lebih. Dengan kata lain, orang seperti itu memiliki kualitas yang lebih baik dan panjang daripada usia rata-rata manusia. Masya Allah! Siapa yang nggak mupeng...?

Selain itu, di dalam Al-Qur'an sendiri dijelaskan bahwa pada malam Lailatul Qadar, para malaikat akan turun ke bumi, sebagaimana yang diungkapkan dalam Surat Al-Qadr ayat 4. Terus emang kalau malaikat turun kenapa? Allah SWT menerangkan dalam beberapa ayat bahwa ketika malaikat turun, mereka akan membawa berkah bagi orang-orang yang beriman. Masya Allah, sahabat, nikmat mana lagi yang harus kita dustakan?


TANDA-TANDA MEMPEROLEH LAILATUL QADAR
Jadi sahabat muslim, agar kita menjadi salah satu orang yang beruntung tersebut, kita tentu harus memaksimalkan ibadah kita selama 10 malam terakhir Ramadan. Biasanya, malam yang terbaik adalah malam-malam yang ganjil. Namun yang pasti, waktu munculnya Lailatul Qadar tetap Allah yang tahu dan merahasiakannya. Tak seorang pun yang mengetahui kapan akan terjadi malam Lailatul Qadar. Lantas, ada nggak sih tanda-tanda yang dapat kita rasakan atau alami seandainya kita memperoleh malam yang penuh berkah ini?

Beberapa sumber pun sebenarnya sudah ada yang menjelaskan tentang hal ini. Mulai dari kondisi langit dan udara sekitar yang dapat kita rasakan, hingga kejadian-kejadian yang tak biasa seperti mendengar ucapan salam dan kata-kata lain dari Malaikat. Wallahua'lam. Yang pasti, kita hanya bisa dengan ikhlas bermunajat kepada Allah dan bersungguh-sungguh beribadah kepadaNya. Insya Allah, orang yang memperoleh Lailatul Qadar akan diberikan petunjuk oleh Allah SWT. 

So, tetap semangat menjemput malam tersebut ya! Lebaran.. eh Ramadan selesai sebentar lagi, tapi masih ada sisa satu malam ganjil terakhir. Bisa jadi itu kesempatan terakhir kita memperoleh Lailatul Qadar di bulan Ramadan tahun ini. 

Wallahua'lam :)

Sumber: Arif M. Riswanto. Mukjizat Lailatul Qadar: Menemukan Berkah pada Malam Seribu Bulan. Bandung: 2007

Tulisan ini diikutsertakan pada IHB Blog Post Challenge Ramadhan: All About Ramadhan dan Idul Fitri

Sunday, July 12, 2015

ELEMEN BLOG YANG WAJIB PUNYA!


Assalamu'alaikum.

Beberapa hari ini saya lagi semangat mendesain ulang blog saya. Hmm, biasa nih, saya orangnya suka penasaran. Habis berburu pelajaran gratis tentang blog design di internet, akhirnya saya praktekkan juga. Alhamdulillah, sekarang blog saya sudah tampil lebih chic dan simple. Meskipun ada beberapa perombakan yang tergolong sulit, tapi hasilnya tetap terlihat memuaskan. 

Kalau menurut teman-teman sendiri, sebenarnya apa aja sih yang perlu kita tampilkan di dalam blog  agar blog kita terlihat bagus dan memikat pembaca? Well, tidak hanya tulisan yang menarik, tetapi desain dan tata letak setiap elemen juga sangat berpengaruh terhadap penampilan blog kita.

Jadi, ada beberapa elemen blog (atau biasa disebut widget) yang wajib kamu punya jika kamu ingin blogmu terlihat lebih menarik oleh pembaca, dan tentunya, akan meningkatkan jumlah pembaca setiamu. Berikut saya share daftar elemen blog dan tautan halaman web yang bisa kamu gunakan sebagai rujukan dalam mendesain ulang blogmu!

KOLOM PROFIL
Tak kenal maka tak sayang. Nah, biar para pembaca tahu bahwa kamu adalah pemilik blogmu, tentu saja, kamu perlu menampilkan kolom profil di dalam blogmu. Selain itu, pembaca tentu saja juga dapat berinteraksi denganmu, dan yang tidak kalah penting, kamu bisa memiliki koneksi jejaring yang lebih luas saat para pembacamu tahu apa latar belakangmu, aktivitas keseharianmu dan kegiatan favoritmu.

Kamu dapat menampilkan kolom profil pada bagian sidebar atau pada halaman tersendiri untuk lebih lengkapnya. Mau buat kolom profil sidebar seperti yang ada di blog saya, kamu bisa ikuti tutorial berikut ini.


POPULAR POSTS
Jika kamu ingin tulisan atau artikelmu go viral, maka kamu harus menampilkan widget yang satu ini. Popular posts tentunya akan memberi tahu kepada pembaca, tulisan atau artikel mana saja yang sudah sering dibaca oleh pengunjung sebelumnya. Dengan begitu, pembaca lain akan ikutan penasaran. 

Kini, di internet sudah tidak susah lagi untuk mencari tutorial bagaimana cara menampilkan popular posts yang nggak biasa. Beberapa bentuk kolom popular posts yang bisa kamu tiru, bisa kamu lihat di sini atau di sini.


KONEKSI MEDIA SOSIAL
Siapa yang hari gini nggak punya media sosial seperti Facebook, Twitter atau Instagram? Media sosial ternyata punya banyak peranan yang penting untuk meningkatkan statistik kunjungan blog kamu. Media sosial tidak hanya membantu menghubungkan blogmu dengan semua jejaring pertemananmu di dunia maya, tetapi juga memudahkan pembaca untuk membagi informasi yang mereka dapatkan dari blogmu, sehingga blogmu akan lebih cepat dikenal oleh banyak orang, di luar jejaring pertemananmu.

Koneksi social media bisa kamu tampilkan ke dalam dua bentuk, satu berfungsi sebagai sharing button, atau tombol untuk membagi tulisan atau artikel blogmu ke semua jenis social media (--- biasanya tombol ini muncul di bagian bawah masing-masing tulisan atau artikel blog); dua berfungsi sebagai tombol media sosial pribadi yang dengan mudah akan menghubungkan pembaca pada akun-akun media sosialmu, sehingga mereka akan mudah menfollownya. 

Kamu tentu saja bisa menampilkan koneksi media sosial di dalam blogmu. Sekarang sudah banyak situs yang menyediakan layanan penyedia social media widget secara gratis untuk blog. Beberapa tombol koneksi media sosial bisa kamu tambahkan di bawah masing-masing artikel yang kamu tulis menggunakan situs addthis atau shareaholic, yang memudahkan pembaca share tulisanmu di akun-akun media sosial mereka. Sementara itu, link ini bisa membantu kamu menginstal ikon dari akun-akun media sosial kamu di dalam blog.


KOLOM KONTAK
Namanya juga mau berinteraksi, gimana caranya kalau pemilik blog nggak mencantumkan alamat email yang bisa dihubungi pembaca sewaktu-waktu? Jika kamu ingin pembacamu bisa dengan mudah berkomunikasi denganmu, jangan segan untuk mencantumkan alamat emailmu di dalam blogmu. Kamu bisa meletakkannya di halaman profil atau membuat halaman kontak terpisah yang dapat membantu pembaca mengisi kolom kontak yang telah kamu sediakan. Tentunya, pertanyaan yang dikirimkan oleh pembaca akan langsung kamu terima melalui emailmu.  Mudah kan? Biar nggak bingung, kamu bisa lihat kok tutorial mudahnya membuat halaman kontak terpisah di sini.


Bagaimana? Sudah tahu 'kan elemen blog apa saja yang wajib kamu masukkan ke dalam blogmu jika kamu ingin menarik lebih banyak minat pembaca terhadap blogmu? Coba cek, sudahkah elemen tersebut ada di dalam blogmu? Jika belum, kini saatnya kamu mendaur ulang blogmu. Oh ya, jangan segan untuk kasih pendapatmu melalui komentar di bawah ini ya, kira-kira adakah elemen lainnya yang perlu ditampilkan selain elemen-elemen di atas?

Happy blogging! ;)

Sunday, July 5, 2015

EARL GREY TEA COOKIES



Assalamu'alaikum.

Kamu penyuka minum teh? Kalau iya, kamu pasti akan menyukai kue kukis yang satu ini. Saya sangat menyukai teh. Salah satu kesukaan saya yakni teh Earl Grey. Earl Grey tea adalah salah satu English tea yang sangat terkenal. Wanginya yang sangat harum biasanya membuat saya merasa relax dan nyaman. Apalagi minumnya ditemani aneka biskuit ringan. Saya kebetulan masih punya beberapa kantong teh Earl Grey yang saya beli saat masih di Sydney. Namun, teh ini biasanya bisa diperoleh di supermarket yang menjual aneka makanan dan minuman impor. Maklum, teh ini salah satu teh yang tergolong mihil, alias mahal, he he he. 

Oke, kali ini saya mau berbagi resep kue yang pastinya mudah dan enak. Kue ini kebetulan terinspirasi dari teh Earl Grey yang biasa saya minum. Tiba-tiba terlintas dalam pikiran saya, "kalau teh ini dibuat jadi bahan dasar kue, enak nggak ya?". Rasa penasaran ini akhirnya pun berujung dari pencarian resep Earl Grey tea cookies di internet. Bayangin deh, ternyata kue ini sudah sangat terkenal. Berbagai resep cookies berbahan dasar teh Earl Grey bisa dengan mudah kita temukan. Namun, resep yang paling original adalah resep dari Martha Stewart. Resepnya bisa dilihat di sini

Kue ini dibuat tanpa menggunakan telur sehingga bahan dasarnya so simpel, hanya tepung terigu, mentega dan gula, yang dicampur menjadi satu bersama dengan bubuk teh.

Mau tahu bagaimana cara membuatnya? Resep ini telah saya modifikasi dari resep asli Martha Stewart tanpa menggunakan orange zest, namun di sini saya menambahkan jumlah bubuk tehnya, esens vanila, dan sedikit roombutter agar lebih renyah.



Print Friendly Version of this pagePrint Get a PDF version of this webpagePDF
Jumlah penyajian: 80 - 90 buah kukis

Bahan-bahan:

  1. 2 cup tepung terigu protein sedang
  2. 1/2 cup gula halus
  3. 1 cup mentega
  4. 1 sdm roombutter
  5. 10 kantong teh Earl Grey, keluarkan bubuk teh dari kantongnya
  6. 1/2 sdt garam
  7. 1 sdt vanila bubuk (atau bisa menggunakan esens vanila)

Cara membuat:
  1. Siapkan bahan kering dan campur jadi satu tepung terigu, bubuk teh dan garam. Aduk rata lalu sisihkan. 
  2. Kocok mentega, roombutter dan gula halus menggunakan mikser berkecepatan sedang selama kurang lebih 3-4 menit hingga lembut dan berwarna pucat. 
  3. Tambahkan vanila bubuk. Campur hingga rata.
  4. Turunkan kecepatan mikser, lalu masukkan campuran terigu sedikit demi sedikit ke dalam adonan mentega. Aduk hingga tercampur saja.
  5. Jika seluruh bahan sudah benar-benar tercampur menjadi satu, keluarkan dari wadah mikser. 
  6. Letakkan adonan di atas plastik clingwrap, lalu bungkus rapat agar tidak ada udara yang masuk.
  7. Diamkan adonan di dalam kulkas selama 30 menit. 
  8. Setelah didinginkan, keluarkan adonan lalu pipihkan menggunakan rolling pin. Cetak adonan yang telah dipipihkan setebal +/- 0,5 cm menggunakan cetakan kukis sesuai selera.
  9. Olesi loyang dengan sedikit mentega kemudianPanggang adonan kukis yang sudah dicetak di dalam oven bersuhu 150 derajat Celcius selama +/- 15-20 menit hingga matang dan sedikit berwarna kecoklatan di bagian bawah kue. 
  10. Dinginkan kue yang masih panas lalu taruh dalam wadah toples. 

Bagaimana? Tidak terlalu sulit 'kan. Kue ini tentu saja bisa jadi alternatif kue lebaran favorit kamu di rumah.

Selamat mencoba ya!










Saturday, June 27, 2015

MENAMPILKAN FOTO INSTAGRAM DALAM BLOG



A photo posted by Anissa Rizkianti (@anissarizki) on


Assalamu'alaikum.

Rekan blogger,

Seperti kita ketahui, Instagram kini menjadi salah satu media sosial yang banyak digemari oleh berbagai lapisan masyarakat. Melalui Instagram, kita dapat memposting segala macam jenis foto atau gambar, mulai dari hasil fotografi, masakan, tempat-tempat wisata atau hang-out seru, bahkan produk-produk jualan bisa dengan mudah diunggah ke dalam Instagram.  Tahukah kamu kalau kamu bisa dengan mudah menampilkan postingan foto dari akun Instagrammu ke dalam blog? 

Pertama kamu harus membuka akun Instagram kamu melalui PC atau laptop. Pilih foto yang akan kamu tampilkan dalam blog.

























Pada bagian pojok kanan bawah foto, klik tanda tiga titik kemudian pilih embed.


















































Setelah itu, akan muncul kode html yang harus dicopy dan pastekan pada halaman blog kita. Kita dapat memasukkan tiap caption foto yang akan kita tampilkan dengan mengklik pilihan include caption. Ketika copy embed code telah diklik maka kode akan otomatis tercopy

Untuk memasukkan kode tersebut ke dalam halaman new post, maka kamu perlu paste kode ke dalam halaman html-nya. Jangan dipaste pada bagian compose








































Saat kamu kembali ke menu compose, kamu akan sadar, bahwa gambar belum muncul, namun informasi Instagram sudah tertulis. Tidak perlu khawatir karena ketika kamu publikasikan postingan tersebut, foto akan muncul pada halaman blog. 

Selamat mencoba!

HOMEMADE SOFT FLATBREAD




Flatbread is one of my favourites. Back in Sydney, these were often times in my house when I had run out of rice. These were also used to be a brilliant lunchbox idea all the time. I bought some at supermarket, heat them up in the microwave for 40 seconds and filled them with as many as simple ingredients such as lettuce and tomato with leftover charcoal chicken, nugget or just fried egg. 

The truth is flatbread is yummy and healthy. It is soft, fluffy and a little bit chewy inside. I remembered I can easily find flatbread (also known as Naan bread) in most Indian restaurants and food stalls across the city. It is extremely versatile as it can be used in many different ways and it is really simple to make. It can also be delicious next to beef curry or served with some grilled meat as sandwich wraps if you like. 

In Indonesia, flatbread isn't really popular, but you can taste it as sandwich wrap, or here we call it as Kebab. It doesn't seem as the 'original middle-eastern Kebab' which refers to pieces of meat, fish or vegetables roasted or grilled on a skewer (here we call it as Satay, lol). Indonesian Kebab uses a soft flatbread rolled around the filling. 

Nevertheless, I really adore this lovely bread... so, after seeing some new Kebab stalls around my neighbourhood couple times, I decided to made these great flatbreads at home yesterday. I adapted from Melskitchencafe with added sugar and flour amounts. Have a go, and you will see how easy it is :)


Print Friendly Version of this pagePrint Get a PDF version of this webpagePDF

Ingredients:
  1. 3 1/4 cups of all purpose flour (don't need to use self-raising flour or bread flour) 
  2. 2 teaspoons of instant yeast (fermipan)
  3. 1 tablespoon of granulated sugar
  4. 1 teaspoon of salt
  5. 2/3 cup of warm milk (not too hot to touch or hangat kuku (Indonesian))
  6. 1/2 cup of warm water (not too hot to touch or hangat kuku (Indonesian))
  7. 1 tablespoon of olive oil/vegetable oil

Directions:
  1. I made the dough by hand, but you could make it in a food processor or mixer with dough hook. 
  2. In a large bowl, mix 1 cup of flour, yeast, sugar, salt, oil, milk and water until well combined.
  3. Gradually, add the remaining flour until a dough is formed. You are done if the dough can be pulled away from the sides of the bowl and it isn't too sticky. If it is a little wet still, you may need to add another sprinkling of flour (you can use 1/4 cup as measurement)
  4. Once finished, place the dough in a lightly bowl and cover with greased plastic wrap. This will activate the yeast. Let it rise for about an hour or so until doubled.
  5. After approximately an hour, you'll find the dough will be double in size. Divide the dough into six or nine equal pieces. Cover them up once again with a plastic wrap or cloth and let them rest for another 10-15 minutes.
  6. Using a rolling pin, flatten each one into a circle, about 15-20 cm in diameter (I didn't really do this precisely, anyway, lol). Sprinkle the surface with flour when you roll them. 
  7. Preheat a non-sticky pan (medium size) to low-medium heat. Don't grease the pan with oil or butter. When the pan is hot, place the flatbread and cook for 2-3 minutes on the first side until it bubbles and puffs. Flip it over and cook on the other side for another 2-3 minutes until it is little browned and spotty. 
  8. Repeat with the remaining dough. Once all done, set aside to cool slightly before serving. 
  9. It is best served the same day it is made, but it can be cooled or frozen then reheated again the day after... and don't forget to prepare for its filling or dipping. 

*Served for 6-9 breads.


Put all dry ingredients in a large bowl, except flour (only 1 cup at first)





Dough ready to be set aside to activate the yeast






Cover the dough to maximise the yeast activation process




The doubled size dough




Divide the dough into some pieces



Place the dough in the pan surface and cook until puffy



Turn it over once the first side is browned 



Flatbreads are served!

Sunday, June 14, 2015

AHLAN WA SAHLAN YA RAMADAN

Assalamualaikum.

Dear blogger yang senantiasa dirahmati Allah.

Sebentar lagi umat Muslim akan menghadapi bulan yang penuh ampunan dan berkah. Bulan yang dirahmati Allah, bulan Ramadan nur Karim! Bulan yang hanya muncul satu kali dalam setahun ini mungkin menjadi bulan yang paling ditunggu oleh umat Muslim di seluruh dunia. Tapi dengan seiringnya waktu yang sudah dekat, sudahkah kita bersiap diri menyambutnya?

Pagi ini, saya tiba di tempat kerja lebih awal. Alhamdulillah, jam 07.10 WIB saya sudah sampai di kantor lho! (Terus apa hubungannya sama persiapan Ramadan?) Sebenarnya nggak ada sama sekali, he he he. Cuma tiba-tiba kepikiran dengan Ramadan yang tinggal menghitung hari lalu saya bertanya pada diri sendiri, sudah sampai mana persiapan saya?

Sungguh saya tidak ingin melewati Ramadan tahun ini tanpa meningkatkan ibadah. Saya seperti ingin menebus Ramadan tahun lalu yang saya habiskan di negeri orang, yang jujur rasanya jauh sekali berbeda dari di tanah air. Lalu, ibadah apa yang ingin saya capai pada Ramadan kali ini? Sama halnya dengan Muslimah lainnya, ingin rasanya bisa merasakan sholat Tarawih berjama'ah, baik di rumah atau di masjid. Namun, selain itu, saya ingin bisa khatam Al-Qur'an dan rajin melakukan sholat Dhuha selama di kantor. Tak ada yang tak mungkin kan? Insha Allah.

Lantas, ada hal lain nggak sih yang harus dipersiapkan selama Ramadan nanti. Oke, ini sebenarnya gambaran garis besar saya, tapi mungkin hampir sama dengan yang (biasa) sahabat blogger lakukan saat menjelang Ramadan

Menyetok vitamin
Satu hal yang penting selama Ramadan adalah menjaga vitalitas dan daya tahan tubuh. Alih-alih seharian bermalas-malasan, di bulan Ramadan kita juga harus tetap semangat menjalani hari. Satu hal yang wajib buat saya tentunya pasokan vitamin selama bulan Ramadan. Apalagi sekarang ini, cuaca di hampir sebagian besar wilayah di Indonesia, termasuk Jakarta, sangat tidak bersahabat. Kadang sangat panas, bahkan kadang diselimuti hujan. Jadi, jangan sampai puasa cuma diisi sama molor ya, he he he. Nggak ada salahnya dipersiapkan dari sekarang, mumpung Ramadan sudah kurang dari seminggu lagi.

Mengurangi pekerjaan di luar kota
Wah kalau ini mungkin, Nissa oriented, he he he. Meskipun saya belum berkeluarga seperti kebanyakan teman-teman kerja saya, saya sangat mengutamakan waktu bersama keluarga. Menurut saya, bekerja tetap menjadi alat dalam mencapai kebahagiaan dunia dan akhirat, tapi pekerjaan bukan segala-galanya buat saya. Saya tentunya akan pasang kuda-kuda untuk (sebisa mungkin) menghindari pekerjaan di luar kota selama puasa. Bukan terkesan "pilih-pilih" pekerjaan, tapi selagi ada kesempatan untuk lebih banyak beribadah, kenapa nggak? Ini Ramadan bro! Jadi pekerjaan saya sebagai peneliti yang tentunya, sangat identik dengan pekerjaan lapangan, sangatlah mungkin dituntut harus meninggalkan keluarga di luar kota bahkan pulau hingga berhari-hari. Demi tercapainya target Ramadan saya tahun ini, mudah-mudahan Allah melancarkan ya. Aamiin.. :)

Menyiapkan pakaian ibadah "terbaik" kita
Oke, mungkin yang ketiga ini agak-agak kontroversial. Tapi menurut saya pakaian ibadah "terbaik" tidak hanya dalam bentuk barang baru ataupun yang sangat apik, hingga hanya kita satu-satunya yang memiliki di dunia ini. Heeelllloooo! Pakaian ibadah yang umum digunakan saat sholat sebaiknya memang yang baik kondisinya, karena apa? Ketika kita tengah menghadap Allah, tentu kita ingin terlihat baik dan apik di mataNya. Jadi jangan saat bertemu dengan manusia saja, kita tampil cantik dan gagah, melainkan juga sama Allah. Lho, terus kenapa harus cuma di bulan Ramadan? Hmm, sebenarnya menyiapkan pakaian ibadah "terbaik" tidak harus dilakukan hanya pada saat bulan puasa, tetapi juga harus dilakukan kapan pun. Namun, kenapa saya tekankan disini, karena selama puasa kita akan banyak melakukan ibadah kepada Allah yang tentu saja tidak hanya lima kali dalam sehari, bahkan kita akan melaksanakan ibadah sunnah lainnya. Jadi dengan menyiapkan pakaian ibadah yang paling tidak, bersih dan dalam kondisi baik, tentu akan meningkatkan semangat kita dalam beribadah. Insha Allah.

Nah, bagaimana adakah hal-hal yang sudah kalian persiapkan untuk menghadapi Ramadan tahun ini? Ingat, bahwa umur bukan kita yang tentukan. Maka selagi kita masih diberi kesempatan bertemu bulan Ramadan, persiapkanlah dengan sebaik-baiknya, sehingga ibadah kita insha Allah lancar. Allahuma aamiin. 

Selamat bersiap diri ya!

MEMBUAT HALAMAN KONTAK PADA BLOG


Assalamualaikum.


Sahabat blogger, tahukah kamu kalau sekarang kamu bisa membuat halaman kontak pada blog dengan menggunakan Google Form yang disediakan pada Google Drive? Tutorial ini khusus buat kamu pengguna Blogger ya.

Pertama, kamu perlu membuat format form kontak pada aplikasi Google Drive. Sign in menggunakan akun Google. Setelah masuk, arahkan kursor pada tombol Newkemudian pilih Google FormsKemudian kamu akan diminta untuk membuat form baru. Buat tiap pertanyaan pada isian form dengan mulai membuat pertanyaan tentang nama atau “Your name”. Isikan pada kolom Question Title. Kemudian untuk tipe pertanyaan (Question Type) pilih Text

Untuk membuat kolom pertanyaan atau isian form yang baru, klik Add Item  lalu pilih Text. Ulangi terus hingga selesai membuat kolom isian alamat e-mail atau “Your e-mail” dan kolom isian pesan atau “Your message”.

Khusus untuk kolom isian pesan atau “Your message”, pilih Paragraph Text pada pilihan Question Type. Kamu dapat membuat validasi data isian pesan yang dimasukkan oleh pembaca dengan membatasi jumlah karakter, misalnya 100 karakter. Terakhir, jangan lupa untuk mengklik Required question pada pertanyaan nama dan alamat e-mail yang menandakan bahwa kedua pertanyaan tersebut wajib diisi.

Jika format form kontak sudah dibuat, maka selanjutnya adalah memberikan kalimat konfirmasi yang muncul setelah pesan telah diisi dan dikirim ke alamat e-mail kamu. Pada bagian Confirmation Page, tulis kalimat konfirmasi tersebut sesuai yang kamu inginkan. Kemudian uncheck pilihan Show link to submit another response. Jika sudah, maka kirim form kontak yang telah jadi dengan mengklik Send Form.

Untuk meletakkan form kontak pada blog, kamu harus menyalin atau mengkopi HTML form tersebut. Setelah mengklik Send Form, pilih Embed. Copy HTML yang ada lalu paste pada page baru. Caranya, pada halaman Dashboard Blogger, klik Page. Kemudian klik New Page. Pada bagian HTML, paste-kan HTML kemudian pilih “Don’t allow, hide existing” pada Options Reader comments. Hal ini mencegah munculnya kolom komentar di bawah isian form pada page tersebut. Jangan lupa beri judul page. Jika sudah klik publish, maka page Contact akan muncul.

Selamat mencoba!

NB: Tutorial secara lengkap dapat kamu lihat dan unduh di bawah ini.



Tips Untuk Membuat Tamu Rumah Liburan Merasa Senang Di Rumah Anda

Pernahkah Anda memiliki perasaan tidak pasti bepergian ke suatu tempat untuk tinggal bersama keluarga yang tidak Anda kenal dengan baik? ...